INHU, DETAKSATU.COM – Hujan deras mengakibatkan di beberapa daerah di Kecamatan Pasir Penyu dilanda banjir dan longsor. Seperti yang terjadi di Kelurahan Sekar Mawar, rumah warga persis bersebelahan dengan kantor Camat Pasir Penyu nyaris masuk ke dalam parit.
Pantauan Detaksatu.com di lapangan diketahui rumah warga tersebut salah satunya adalah milik Pak Haji Askariadi belakang Ruko tempat usahanya nyaris masuk ke dalam parit, karena lebih kurang 20 hingga 50 meter tanahnya longsor terbawa arus air.
Menyikapi kejadian ini, Askariadi yang juga tokoh masyarakat Pasirpenyu ketika dikonfirmasi mengatakan, di Dapil 4 banyak anggota DPRD yang tempat tinggalnya di Pasir Penyu tapi tak satupun yang mau mendengarkan keluhan masyarakat juga sudah beberapa kali diusulkan pembangunan Parit (Draenase) kepada Pemerintah Daerah dan sudah juga dibahas melalui Musrenbang Kecamatan, alhamdulilah sampai saat ini tak ada tanda tanda bakal dibangun oleh Pemerintah.
Lanjut Pengusaha Bengkel Servis Mobil itu dari dulu masyarakat sudah mengusulkan agar parit pembuangan air limpahan dari areal perkebunan kelapa sawit milik PT TPP yang berada diKelurahan Sekar Mawar itu kepada pemerintah supaya dibangun Draenase supaya rumah warga yang ada disepanjang Parit tersebut tidak terancam longsor apabila dilanda hujan.
Sambung Askariadi yang menjadi pertanyaan letak parit yang mengancam keselamatan warga yang bermukim disana dekat dengan kantor camat pasir penyu kenapa tidak juga direalisasikan, dianggarkan oleh pemerintah daerah.
“Harapan kami dengan kejadian longsor ini, pemerintah daerah Kabupaten Inhu melalui instansi atau dinas terkait dapat segera membangun turap di parit tersebut, sebelum lebih banyak lagi korban yang lainnya,” pinta Askariadi.
Sementara tempat terpisah warga setempat bernama Ating Gunawan dan Basuki Rachmat SSos menambahkan parit limpahan air dari PT TPP yang melintas dekat kantor camat sudah lama longsor akibat terjangan dinding tebing parit akibat debit air yang deras apabila hujan. Kebanyakan akibat longsor dapur rumah warga yang terjun kesungai.
“Untuk pembangunan turap sudah lebih diusulkan melalui musrenbang sejak Camat Pasir Penyu pak H Syahruddin dan bahkan usulan tidak hanya ke Pemkab Inhu, tapi juga ke Provinsi Riau,” pungkasnya.(LAPORAN EDITOR)











Komentar