Pekanbaru, detaksatu : Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru T. Azwendi Fajri mendukung penguatan peran masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika melalui program Kampung Tangguh Anti Narkoba.
Dukungan itu disampaikan Azwendi saat menghadiri peresmian Kampung Tangguh Anti Narkoba ke-III di Kota Pekanbaru, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Azwendi, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan melakukan pencegahan sejak dini juga diperlukan untuk menekan ruang gerak peredaran narkotika.
“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Jika masyarakat kompak menjaga lingkungannya, maka ruang gerak peredaran narkoba akan semakin sempit,” ujar Azwendi.
Dia mengatakan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan orang tua perlu terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang mampu melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Azwendi juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Warga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Menurutnya, keberanian masyarakat dalam menyampaikan informasi menjadi salah satu bagian penting dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkoba.
Program Kampung Tangguh Anti Narkoba ke-III tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Keberadaannya diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat secara berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Azwendi menegaskan DPRD Pekanbaru mendukung upaya kolaboratif yang melibatkan masyarakat dalam pencegahan narkoba. Menurutnya, lingkungan yang tangguh membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. (Galeri)

Lap : Vie







Komentar