Pekanbaru, detaksatu : Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mendorong percepatan pembangunan Jalan Lingkar 70 yang menghubungkan kawasan Tenayan Raya dan Jalan Lintas Timur dengan jaringan Tol Pekanbaru-Dumai.
Pembangunan jalur strategis tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027. Selain mempermudah akses masyarakat menuju jalan tol, Jalan Lingkar 70 diharapkan menjadi jalur alternatif untuk mengurangi perlintasan kendaraan berat di dalam Kota Pekanbaru.
Agung Nugroho mengatakan, Jalan Lingkar 70 memiliki peran penting dalam membuka akses transportasi bagi masyarakat dari Tenayan Raya serta sejumlah daerah di sekitar Pekanbaru.
“Jalan ini akan memudahkan akses masyarakat dari Tenayan Raya ataupun dari Pelalawan, Inhil, Siak untuk dapat akses ke tol Pekanbaru-Dumai,” kata Agung Nugroho, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut juga akan mendukung konektivitas menuju kawasan Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya.
Dengan tersedianya jalur alternatif, masyarakat dan kendaraan dari daerah sekitar diharapkan tidak perlu lagi melintasi pusat Kota Pekanbaru untuk menuju kawasan tol maupun kompleks perkantoran pemerintahan.
Dalam rangka memastikan kesiapan pembangunan, Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar telah melakukan peninjauan lokasi Jalan Lingkar 70 bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Direktorat Jenderal Bina Marga.
Peninjauan tersebut dilakukan di area Jalan Tol Pekanbaru-Dumai pada pekan lalu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong percepatan realisasi pembangunan infrastruktur tersebut.
Agung berharap pembangunan Jalan Lingkar 70 dapat segera dimulai sesuai target yang telah direncanakan.
“Dibangun Jalan 70 mudah-mudahan tahun depan. Semoga bisa berjalan dengan apa yang kita inginkan,” ujarnya.
Agung menegaskan, pembangunan Jalan Lingkar 70 tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemudahan akses masyarakat, tetapi juga mendukung pengaturan arus lalu lintas di Kota Pekanbaru.
Salah satu manfaat yang diharapkan adalah pengalihan kendaraan bertonase besar ke jalur alternatif sehingga tidak lagi melintasi rute dalam kota.
Kendaraan berat yang bergerak dari arah Dumai menuju kawasan Jalan Lintas Timur maupun sebaliknya diharapkan dapat memanfaatkan jalur tersebut setelah pembangunan Jalan Lingkar 70 terealisasi.
Lap : Vie







Komentar