oleh

Anggota DPR – MPR RI Karmila Sari: Ilmu Tanpa Attitude Positif Tak Cukup Bangun Keharmonisan Sosial

Pekaitan, Detaksatu.com : Keselarasan Ilmu dengan sikap yang baik sangat diperlukan untuk harmonisnya kehidupan bersosial masyarakat. Tanpa ditopang attitude atau sikap yang positif kemajuan teknologi menjadi sia-sia.

Hal ini dikatakan Anggota DPR – MPR RI Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Karya Mulya Sari, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rohil, Rabu 10 Desember 2025.

Anggota Komisi X, DPR RI ini yakin diantara masyarakat di Desa Karya Mulya Sari, Kecamatan Pekaitan ini berbeda beda satu sama lain. Baik perbedaan budaya, agama, pendidikan, status sosial dan lainnya.

Mencegah hal hal yang tak perlu terjadi perlunya adab saling menghormati dan saling menghargai. Karena dengan demikianlah untuk menciptakan rasa persatuan dan kesatuan sesama.

Seiring realita yang terjadi di tengah masyarakat, sehingga diperlukannya Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini. Sebagaimana diketahui, jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 280 juta jiwa, yang berbeda beda suku, agama tentu memiliki pola pikir yang berbeda beda pula. “Di sinilah kita perlunya menghayati dan mengamalkan empat pilar kebangsaan ini pada kehidupan perilaku kita sehari hari,” jelasnya.

Dijelaskan, jauh sebelumnya para pendahulu, pejuang, pahlawan dan pemimpin kita, telah memikirkan pandangan hidup bangsa. Ini adalah sebagai batasan hidup kita. “Jadi, jangan sampai Pancasila ini tidak menjadi pandangan hidup kita. Ini dibuat supaya kita saling menghormati, saling menghargai,” pungkas Karmila sembari menambahkan DPR RI juga memiliki peran yang tepat sasaran.

Terkait posisinya di Komisi X, Bidang Pendidikan, Karmila Sari menjelaskan kalau saat ini Pemerintah mendorong vokasi. Sehingga nanti anak kita yang lulusan SMA SMK, memiliki alternatif, apakah langsung bekerja atau melanjutkan pendidikan. “Kalau melanjutkan pendidikan, tentu harus memilih jurusan pendidikan yang sesuai kebutuhan bagi perusahaan yang ada di lingkungan Kecamatan Pekaitan atau Rokan Hilir,” jelasnya.

Disamping itu, Karmila Sari menjelaskan setakat ini telah memperjuangkan puluhan ribu beasiswa siswa untuk anak anak di Riau. “Jadi, tolong manfaatkan uang beasiswa siswanya untuk kebutuhan pendidikan anak, agar anak kita menjadi orang hebat,” tandasnya.

Jadi, lanjutnya, tidak cukup hanya dengan doa saja untuk sukses nya anak anak kita. Tapi orang tua juga mesti ikut mendidik anak, selain ilmu pendidikan dari sekolah.

“Kalau ingin anak kita berhasil, kita juga harus memperhatikan attitude nya. Jangan merasa paling hebat, jangan sombong, tetapi harus punya attitude akhlak yang baik untuk saling menghormati dan menghargai,” seru Karmila sembari menambahkan, jika kita mencerminkan pribadi yang berkualitas, tentu orang akan merekomendasikan kita.

Selain itu, Karmila yang juga Fraksi Partai Golkar di DPR RI juga mengingatkan perlunya aktif mengaplikasikan keunggulan anak kdi tengah lingkungan sosial masyarakat. Tularkan semangat yang baik dari orang tua pada anak cucu kita,” tutupnya.

Pada kesempatan Sosialisasi Empat Pilar ini, turut hadir Camat Pekaitan, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama setempat.

Lap : Vie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *