INHU, DETAKSATU.COM – Tokoh Masyarakat Pasir Penyu Putra Atan Tempel bernama Rusli Syarif mewakafkan sebidang tanah untuk dibangun sekolah.
Dengan berdirinya gedung sekolah baru di Tanah wakaf seluas lebih kurang 1 hektare ini diharapkan makin mempermudah akses anak untuk mendapatkan kegiatan belajar mengajar bidang pendidikan, terutama pada sekolah agama.
Di atas tanah yang berada di Lingkungan Sumber Sari, Kelurahan Air Molek 1, Kecamatan Pasir Penyu itu rencananya akan dibangun Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pasir Penyu.
“Kita wakafkan tanah yang berada di dekat perumahan. Nanti di sana akan dibangun sekolah madrasah aliyah. Kita juga sudah bertemu dengan pihak Kemenag Riau,” ujar Rusli Syarif beberapa waktu lalu.
Tanah wakaf seorang pengusaha Properti Perumahan Rusli Syarif atau yang familiar disapa Rusli Koti ini berada satu kawasan dengan lokasi perumahan yang ia rintis beberapa tahun lalu. Di sana, ia juga mengembangkan usaha peternakan dan perikanan.
“Tanahnya tembus sampai ke Jalan Elak Batu Gajah Air Molek,” katanya.
Sehingga, lokasi ini memang strategis dibangun sekolah. Sebab, di kawasan Jalan Elak itu juga terdapat institusi pendidikan lainnya, seperti Kampus STAI Nurul Falah Air Molek dan SMP Muhammadiyah Air Molek.
Sementara itu, Anggota DPRD Inhu Muhammad Syafaat SHI ME memberikan apresiasi serta menyambut baik langkah yang dilakukan oleh tokoh Melayu Pasir Penyu tersebut.
“Kita bersyukur bahwa beliau juga seorang Penerus Lembaga Adat Melayu, sebagai orang tua kita, menunjukkan kepedulian, perhatian, dan perjuangan yang begitu besar terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Inhu. Khususnya Air Molek,” kata Syafaat.
Ketua Komisi 4 DPRD Inhu ini mengungkap, Rusli Syarif yang saat ini diamanahkan sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Inhu telah berbuat dan melakukan langkah nyata untuk kemajuan daerah.
“Ini bentuk kolaborasi nyata antara masyarakat dan pemerintah yang bisa menjadi inspirasi bagi kita,” tukas Syafaat. (LAPORAN FAUZI)







Komentar