oleh

LLDIKTI Wilayah XVII Serahkan SK Pendirian Politeknik Inovasi Nusantara, Perkuat Pendidikan Vokasi di Batam

Pekanbaru, detaksatu : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pendirian Politeknik Inovasi Nusantara (POLTEVARA) kepada Yayasan Puri Global Sukses sebagai badan penyelenggara. Penyerahan SK tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi vokasi di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam sebagai kawasan strategis industri, perdagangan, dan investasi nasional.

Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr H Nopriadi, SKM, MKes, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Puri Global Sukses atas komitmen dan dedikasinya dalam menghadirkan perguruan tinggi vokasi yang diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

“Lahirnya sebuah perguruan tinggi bukanlah perkara yang mudah. Ini merupakan buah dari komitmen yang kuat, kerja keras tanpa lelah, serta visi besar untuk membangun masa depan pendidikan Indonesia. Kami mengapresiasi seluruh jajaran Yayasan Puri Global Sukses yang telah mewujudkan cita-cita mulia ini,” ujar Dr H Nopriadi.

Menurutnya, kehadiran POLTEVARA sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Batam sebagai salah satu pusat industri, perdagangan, dan investasi di Indonesia yang membutuhkan tenaga kerja terampil, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global.

“Pendidikan vokasi bukan lagi menjadi pilihan kedua, melainkan ujung tombak pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan kurikulum berbasis praktik dan kemitraan yang erat bersama dunia usaha dan dunia industri, POLTEVARA memiliki peluang besar melahirkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dr H Nopriadi juga memaparkan capaian transformasi mutu pendidikan tinggi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau sepanjang periode 2024–2026. Meskipun jumlah perguruan tinggi swasta mengalami rasionalisasi dari 99 menjadi 85 institusi, kualitas kelembagaan justru meningkat secara signifikan.

Peningkatan tersebut ditandai dengan lahirnya tiga perguruan tinggi berakreditasi Unggul, kenaikan jumlah perguruan tinggi berakreditasi Baik Sekali sebesar 83 persen, serta bertambahnya jumlah program studi menjadi 641 program dengan lonjakan program studi berakreditasi Unggul hingga 400 persen.

Di bidang sumber daya manusia, jumlah dosen meningkat menjadi 5.481 orang, disertai bertambahnya dosen bersertifikat pendidik, Lektor Kepala, dan Guru Besar. Sementara itu, akses pendidikan tinggi juga semakin luas dengan meningkatnya jumlah mahasiswa aktif menjadi 162.210 orang serta 3.392 mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu dan berdampak menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Dr H Nopriadi, berbagai capaian tersebut menjadi standar mutu sekaligus motivasi bagi POLTEVARA untuk tumbuh sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul sejak awal berdiri.

Ia juga menitipkan tiga pesan utama kepada pengelola POLTEVARA, yaitu menjaga tata kelola perguruan tinggi yang baik (good governance), memperluas kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri di Batam, Kepulauan Riau, maupun negara tetangga, serta terus menghadirkan inovasi dalam pembelajaran, riset terapan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Penyerahan SK pendirian ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari langkah besar. LLDIKTI Wilayah XVII berkomitmen untuk terus mendampingi, memfasilitasi, dan mengawal perjalanan POLTEVARA agar tumbuh menjadi perguruan tinggi vokasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Dr H Nopriadi, mengucapkan selamat atas berdirinya Politeknik Inovasi Nusantara dan berharap kampus baru tersebut mampu menjadi pusat pengembangan pendidikan vokasi yang melahirkan generasi muda inovatif, profesional, dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

“Kami mengucapkan selamat kepada Yayasan Puri Global Sukses atas berdirinya POLTEVARA. Mari bersama-sama membangun pendidikan tinggi vokasi yang berkualitas demi kemajuan bangsa dan negara serta mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Lap : Vie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *