oleh

Mahasiswa KKN Universitas Abdurrab Edukasi Warga Teratak Buluh Cara Deteksi PTM

Teratak Buluh, detaksatu : Sebanyak 30 Mahasiswa Universitas Abdurrab yang tengah melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan pemeriksaan (screening) kesehatan gratis terhadap warga Kampung Petas, Desa Teratak Buluh, Kabupaten Kampar, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini bekerjasama dengan Rumah Sakit Mesra dan kader Posyandu Kampung Petas.

Kendati bagi masyarakat Desa Teratak Buluh pemeriksaan kesehatan di Posyandu sudah sangat familiar, namun pemeriksaan kesehatan gratis yang inisiasi mahasiswa KKN Universitas Abdurrab di Posyandu Kampung Petas tetap mendapat sambutan hangat. Sedari pagi sejumlah masyarakat sudah berdatangan ke Posyandu. Mereka sangat antusias terhadap kegiatan yang dilakukan mahasiswa.

Ketua kelompok KKN Universitas Abdurrab, M. Zaky Irsan didampingi Hendra dari pihak RS Mesra mengatakan, screening kesehatan gratis ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat sekaligus mengedukasi masyarakat cara mendeteksi penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan hipertensi.

“Kehadiran kami semoga membawa manfaat langsung bagi warga Kampung Petas. Melalui screening ini, kami berharap masyarakat bisa mendeteksi dini dan lebih waspada terhadap risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes,” kata M. Zaky Irsan.

Kolaborasi mahasiswa KKN Universitas Abdurrab, RS Mesra dan kader Posyandu tersebut, tidak hanya melakukan cek tensi dan gula darah bagi warga dewasa dan lansia, tapi juga penimbangan berat badan bagi balita dan anak-anak serta pemberian suplemen berupa vitamin A sekaligus mendukung pemenuhan gizi anak-anak di desa tersebut.

Salah seorang warga yang memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis tersebut mengaku sangat terbantu. Selain mengetahui soal kesehatannya, anaknya juga mendapat suplemen vitamin A.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan terbantu sekali. Selain anak bisa dapat Vitamin A dan ditimbang, saya sekalian cek tensi dan gula darah,” ujarnya .

Muhammad Shiddiq Al Amien salah seorang mahasiswa yang ikut dalam program tersebut menambahkan, dia dan rekan-rekannya berharap edukasi dan cek kesehatan gratis ini bisa menambah wawasan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri.

Khusus bagi orang dewasa dan lansia, ungkapnya , edukasi tentang kesehatan ini diharapkan dapat membantu mereka mendeteksi secara dini risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan hipertensi.

“Selain balita dan anak-anak, kita juga fokus pada pemeriksaan tekanan darah (tensi) dan pengecekan kadar gula darah bagi warga dewasa hingga lansia. Harapan kita, mereka bisa mendeteksi secara dini diabetes dan hipertensi,” kata Muhammad Shiddiq Al Amien.

Lap : RD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *