oleh

‎Berkolaborasi Provinsi, Dinkes Pekanbaru Optimis CKG di Pekanbaru Tercapai

Pekanbaru, detaksatu : Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya meningkatkan capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas bagi masyarakat melakukan terobosan dengan berkolaborasi Dinkes Provinsi Riau.

Kepala Diskes Riau Zulkifli mengatakan, hingga saat ini kota Pekanbaru telah mengalami peningkatan secara signifikan saat ini sudah berada di posisi ketiga di provinsi riau sekitar 84.000 jiwa yang mengakses cek kesehatan gratis saat ini mencapai 12,5 Persen.

Pada hari ini kami menerima teman-teman dari dinas kesehatan kota Pekanbaru untuk melakukan kolaborasi dan koordinasi langkah strategis dalam upaya percepatan cek kesehatan gratis ini kedepannya kami akan melibatkan perguruan tinggi kesehatan, rumah sakit, klinik, tenaga kerja dan perusahaan di pekanbaru. Ini akan kami kolaborasi agar percepatan ini semakin tinggi seperti tadi di sampaikan oleh pihak dinkes terdapat 111 sekolah yang belum masuk ke dalam aplikasi asik jika pihak sekolah tidak masuk tentu ini akan mempengaruhi capaian dalam penginputan data.

Kami sampaikan terima kasih kepada pihak dinkes kota Pekanbaru yang telah berkolaborasi bersama kami dalam rangka optimalisasi cek kesehatan gratis ini untuk penguatan layanan primer sehingga nanti endingnya setelah data ini include pelayanan kesehatan primer sehingga rujukan pasien di masyarakat bisa di identifikasi masalah-masalah kesehatan di tengah masyarakat rencana kebutuhan obat, bhp dan tindak lanjut masyarakat kita yang sakit mudah dilakukan pendataan sehingga kolaborasi seperti ini terus kita tingkatkan dan petakan.

Sementara itu, Sekdis Kesehatan Pekanbaru Dedy Sambudy mengatakan hari ini kita di support oleh dinas kesehatan provinsi untuk meningkatkan cakupan cek kesehatan gratis kita di kota Pekanbaru.  ini merupakan sebuah terobosan yang sangat luar biasa semoga kami nanti di dinkes pekanbaru bisa bersama kepala puskesmas menindaklanjutinya sehingga cakupan cek kesehatan gratis ini bisa meningkat.

‎”Hari ini sengaja hadirkan kepala puskesmas yang cakupan rendah jadi mereka bisa belajar dan melihat dimana kelemahan-kelamahan yang bisa di evaluasi dan lakukan upaya-upaya kebijakannya sehingga kedepan kita harapkan puskesmas-puskesmas cakupan rendah akan lebih baik lagi cakupannya, ” ujarnya

‎Disampaikan Dedy ada beberapa faktor yang menjadi cakupan rendah diantaranya pemeriksaaan di sekolah belum berjalan, kemudian kegiatan kita tidak hanya cek kesehatan saja tapi pihak nya telah mulai memperhatikan problem cek kesehatan gratis ini.

Dengan CKG, masyarakat tidak akan mengalami sakit yang lebih serius sampai harus dirawat atau dioperasi. Namun upaya tersebut tentu harus didukung masyarakat.

‎”Harapannya masyarakat bisa patuh melakukan pemeriksaan kesehatan ke Puskesmas. Sebab jika terindikasi ada masalah kesehatan, maka bisa langsung diobati dan tidak sampai dirawat. Kalau tidak dirawat tentu pembiayaan menjadi ringan,” jelasnya.

“Begitu juga petugas dinas kesehatan, dengan teridentifikasi masalah kesehatan masyarakat tentu selalu Puskesmas sudah bisa memetakan obat-obat saja yang dibutuhkan di Puskesmas tersebut dalam melayani masyarakat sekitar. Dengan begitu perencanaan pengadaan obat lebih tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar,” tutupnya.

Lap : Kim PKU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *