oleh

Banjir di Lokasi Proyek, Pembangunan Dua Jembatan Garuda Ditangguhkan Sementara

Pekanbaru, detaksatu : Tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru pada Senin malam mengakibatkan aktivitas pembangunan dua unit Jembatan Garuda di wilayah Kodim 0301/Pekanbaru terhenti sementara. Kedua lokasi pembangunan tersebut berada di Jalan Payung Sekaki dan Jalan Fajar, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Selasa (2/6/2026).

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir di sejumlah titik, termasuk di area pembangunan jembatan. Kondisi tersebut membuat proses pekerjaan tidak dapat dilaksanakan secara optimal dan berpotensi membahayakan keselamatan para pekerja di lapangan.

Sebagai langkah antisipasi, pelaksanaan pembangunan dihentikan sementara hingga kondisi cuaca membaik dan lokasi pekerjaan kembali aman untuk dilanjutkan. Meskipun pekerjaan fisik terhenti, personel yang terlibat tetap melakukan pemantauan dan pengecekan secara berkala guna memastikan material bangunan, peralatan kerja, serta sarana pendukung lainnya tetap dalam kondisi aman dan tidak mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.

Dandim 0301 Pekanbaru, Kolonel Inf Ikhsanudin, SSos, MM, melalui Pasiter Kodim 0301/Pekanbaru, Mayor Inf M Fadhil, menyampaikan bahwa penghentian sementara pekerjaan merupakan langkah yang diambil untuk menjaga kualitas pembangunan dan keselamatan seluruh personel yang bekerja di lapangan.

“Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan area pekerjaan banjir sehingga aktivitas pembangunan untuk sementara tidak dapat dilaksanakan. Keselamatan personel dan kualitas hasil pekerjaan menjadi prioritas utama. Untuk itu, pekerjaan dihentikan sementara sampai kondisi cuaca dan lokasi kembali memungkinkan,” ujar Mayor Fadhil.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di lapangan serta berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar pembangunan dapat kembali dilanjutkan secepatnya setelah kondisi dinyatakan aman.

“Kami berharap cuaca segera membaik sehingga pembangunan kedua jembatan ini dapat kembali berjalan sesuai rencana. Kehadiran jembatan tersebut sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan meningkatkan aksesibilitas di wilayah setempat,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *