INHU, DETAKSATU.COM – Terkait banyak nya pengedar dan penikmat barang haram yang bernama Narkoba digelandang polisi ke Penjara karena kegiatan tersebut sudah merusak Sosial Politik (Sospol) serta Tatanan Kehidupan Masyarakat di daerah ini khususnya di Airmolek Kecamatan Pasirpenyu Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau.
Pemangku Adat sekaligus Tokoh Agama berikan apresiasi atas kerja keras tersebut juga minta Aparat Penegak Hukum (APH) terus jangan bosan Kejar Buru, Tangkap dan Eksekusi. Biar ada efek jera bagi pelaku penikmat dan pengedar barang haram tersebut.
Karena populasi Kota Airmolek Khusus Inhu ini cukup banyak dan perlu digalakkan lagi praktik pelanggaran hukum yang melibatkan penyerahan seseorang yang dituduh atau telah dihukum atas suatu kejahatan kalau perlu diekstradisi ke alam akhirat, biar kota Airmolek, Kabupaten Indragiri Hulu khususnya Provinsi Riau semakin tenang dan aman. Hal tersebut diungkapkan oleh H Sayuti Kamal, Sabtu (12 April 2025). kepada Wartawan di Airmolek.
Selain itu Lanjut Tomas biasa disapa Moman Sayuti Kamal, Sesungguhnya disamping itu masyarakat butuh tempat untuk Rekreasi yang baik dan profesional agar hidup tidak selalu tegang, monoton dan menimbulkan stress.
Untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut diharapkan Pemkab Inhu melalui Bupati Ade dalam program nya yang digadang gadangkan Misi Perubahan perlu buka wawasan dan peka terhadap perihal seperti ini dimana area dimana mana cukup luas tapi maaf, kebanyakan hanya dinikmati oleh segelintir orang/para pengusaha.
Selain itu masyarakat kita di inhu ini kelihatan lebih banyak mentransfer duit ke Daerah lain untuk mencari suasana yang sejuk dan indah tempat mereka berkunjung wisata. Kan kita rugi ?.
Disamping itu kalau sudah dibuka memanfaatkan aset yang ada juga peluang kerja jadi bertambah jika pariwisata daerah dikembangkan. Iya kan ?. “Tolong masalah ini di ekspose melalui medsos seperti ini…. Okey?,” Pungkas H Sayuti Kamal (Lap Fz)







Komentar