oleh

Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Laksanakan Patroli dan Komsos di Wilayah Rawan Air Hitam

Pekanbaru, detaksatu : Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui langkah nyata di lapangan. Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI melaksanakan patroli sekaligus komunikasi sosial (Komsos) ke wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang dapat meningkatkan potensi kebakaran.

Dalam patroli tersebut, tim tidak hanya melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah, tetapi juga berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat dan unsur terkait. Edukasi diberikan mengenai pentingnya tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan maupun membuang atau membakar sampah sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Marsma TNI Setiawan W, Kolonel Inf Oni Kristiono, Kolonel Arh Yudha Kusumah, Kolonel Inf Eko Wardono, Kolonel Sus Adam, Letkol Arh Zainal Arifin, Mayor Mar Jonathan dan Mayor Arh Adhy.

Dari jajaran Kodim 0301/Pekanbaru turut hadir Pasiops Kodim 0301/Pekanbaru Mayor Arh Nirzam, SSos, Danramil 03/Senapelan Kapten Arh Madia Erfan Hadi, SSos, Babinsa se-Kecamatan Payung Sekaki, serta unsur Masyarakat Peduli Api (MPA).

Marsma TNI Setiawan W mengatakan, pencegahan Karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Menurutnya, langkah yang paling penting adalah membangun kesadaran bersama dan melakukan deteksi dini terhadap potensi terjadinya kebakaran.

“Kita hadir di lapangan bukan hanya untuk melihat kondisi wilayah, tetapi juga memastikan masyarakat memahami bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.
Jangan sampai kita menunggu api membesar baru bergerak,” ujar Marsma TNI Setiawan W.

Ia menegaskan, patroli dan komunikasi sosial akan terus dikedepankan sebagai upaya memperkuat deteksi dini sekaligus mempererat sinergi antara TNI, masyarakat dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencegahan Karhutla.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan. Jika melihat adanya titik api, asap, atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada aparat terdekat. Dengan kepedulian dan kecepatan informasi, potensi kebakaran dapat kita cegah sejak awal,” tambahnya.

Sementara itu, jajaran Kodim 0301/Pekanbaru melalui Babinsa akan terus melakukan pemantauan dan komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat kewaspadaan sekaligus memastikan lingkungan tetap aman dari ancaman Karhutla.

Melalui patroli dan Komsos tersebut, TNI menegaskan komitmennya untuk terus berada di tengah masyarakat, membangun kesadaran bersama, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *