Pekanbaru, detaksatu : Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kodim 0301/Pekanbaru membangun sumur bor di Jalan Darmabakti RT 01/RW 01, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Jumat (28/8/2026).
Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu langkah konkret TNI AD melalui Kodim 0301/Pekanbaru dalam mendukung upaya penanggulangan Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran dan keterbatasan sumber air.
Pasiter Kodim 0301/Pekanbaru, Mayor Inf M. Fadhil, mengatakan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat bersama Presiden Prabowo terkait penanganan Karhutla di Provinsi Riau.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan tindak lanjut dari rapat bersama Presiden Prabowo terkait penanganan Karhutla di Riau. Kita berupaya menyiapkan sumber air di wilayah-wilayah yang rawan terjadi kebakaran, sehingga dapat mendukung percepatan penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi Karhutla,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan Karhutla. Kondisi tersebut semakin menjadi tantangan karena sejumlah titik kebakaran di Riau berada di kawasan gambut yang relatif sulit mendapatkan sumber air.
“Semua spot dan daerah rawan Karhutla kita buatkan sumur. Untuk wilayah Kodim 0301/Pekanbaru direncanakan sebanyak 20 titik, dengan kedalaman antara 30 sampai 80 meter, menyesuaikan kondisi di masing-masing lokasi,” jelas Mayor Inf M. Fadhil.
Tidak hanya membangun sumber air, setiap sumur bor nantinya akan dilengkapi dengan rumah pompa dan mesin genset. Fasilitas tersebut disiapkan agar sumber air dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung proses pemadaman ketika terjadi kebakaran.
Keberadaan sumur bor diharapkan dapat memperpendek jarak pengambilan air bagi personel gabungan yang bertugas di lapangan. Dengan demikian, proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan maksimal, sekaligus membantu mencegah api meluas ke wilayah permukiman maupun lahan masyarakat.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Kodim 0301/Pekanbaru untuk memperkuat pola penanganan Karhutla yang tidak hanya berorientasi pada pemadaman, tetapi juga mengedepankan pencegahan dan kesiapsiagaan.
Melalui pembangunan sarana pendukung tersebut, TNI AD menunjukkan komitmennya untuk terus hadir dan bekerja bersama pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah dampak Karhutla.
“Harapan kita, sumber air ini dapat benar-benar memberikan manfaat bagi petugas di lapangan dan masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana kebakaran dapat kita cegah sejak dini dan apabila terjadi, bisa segera kita tangani agar tidak meluas,” pungkasnya.
Lap : Vie







Komentar