Pekanbaru, detaksatu : Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Provinsi Riau dituntut melakukan konsolidasi menyeluruh untuk meningkatkan perolehan kursi di DPRD Provinsi Riau. Dari kondisi saat ini yang hanya memiliki satu kursi, PPP Riau diharapkan mampu meningkatkan perolehan menjadi empat kursi pada pemilu mendatang.
Target tersebut tentu tidak dapat dicapai hanya dengan mengandalkan kerja struktur partai. Penguatan organisasi, konsolidasi kader hingga tingkat daerah pemilihan, perekrutan calon legislatif yang memiliki basis massa, serta kerja politik yang dekat dengan masyarakat menjadi sejumlah hal penting yang harus dilakukan.
Wakil Ketua DPW PPP Riau Bidang Aset, Ahmad Saukinur, menilai target 10 kursi merupakan tantangan yang harus dijawab dengan kerja politik yang terukur dan konsisten.
Menurut Ahmad Saukinur, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperkuat soliditas internal partai. Seluruh struktur, mulai dari DPW, DPC, PAC hingga kader dan simpatisan, harus memiliki visi dan target perjuangan yang sama.
“Kalau kita ingin meningkatkan dari satu kursi menjadi empat kursi, tentu tidak cukup hanya dengan slogan. Harus ada konsolidasi yang kuat, struktur yang bergerak, kader yang bekerja dan calon legislatif yang benar-benar memiliki basis di masyarakat,” ujar Ahmad Saukinur.
Ia mengatakan, PPP Riau juga harus melakukan pemetaan politik di setiap daerah pemilihan. Pemetaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kekuatan kader, potensi suara, basis pemilih serta wilayah yang harus menjadi prioritas penguatan.
Selain itu, menurutnya, calon anggota legislatif yang akan diusung harus memiliki kemampuan untuk bekerja dan berkomunikasi dengan masyarakat.
“Caleg harus hadir di tengah masyarakat. Jangan hanya muncul ketika pemilu sudah dekat. Masyarakat harus merasakan bahwa PPP hadir memperjuangkan kepentingan mereka,” katanya.
Ahmad Saukinur juga menekankan pentingnya kaderisasi dan regenerasi. PPP Riau harus memberikan ruang kepada kader-kader muda dan tokoh masyarakat yang mempunyai kapasitas, integritas serta jaringan sosial yang kuat.
Di sisi lain, penguatan manajemen organisasi dan pengelolaan aset partai juga menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian serta mendukung kerja politik DPW PPP Riau.
“Partai harus dikelola secara profesional. Aset organisasi harus ditata dan dimanfaatkan secara baik sehingga dapat menunjang kegiatan dan perjuangan partai,” ungkapnya.
Ahmad Saukinur optimistis target empat kursi DPRD Riau dapat diwujudkan apabila seluruh elemen partai bersatu dan bekerja secara konsisten.
“Intinya adalah solid, bergerak dan bekerja untuk rakyat. Kalau seluruh kader bersatu, struktur berjalan dan kita mampu merebut kepercayaan masyarakat, insyaallah target empat kursi bukan sesuatu yang mustahil,” tegasnya.
Dengan konsolidasi yang terarah, penguatan struktur hingga akar rumput, perekrutan caleg potensial, serta pendekatan yang lebih intensif kepada masyarakat, PPP Riau diharapkan mampu meningkatkan kembali eksistensinya di DPRD Provinsi Riau pada pemilu mendatang.
Lap : Vie











Komentar