oleh

Pelaku Pembunuhan Toke Karet di Bantan Ternyata Remaja 17 Tahun

Bengkalis, detaksatu : Pelaku pembunuhan sadis dengan korban Wipeng alias Apeng (53) seorang toke karet, warga Jalan Kartini, RT 02, RW 05, Dusun Makmur Penawar Darat, Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis ternyata remaja berusia 17 tahun berinisial MRP.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah menjelaskan, MRP ditangkap oleh Tim Opsnal pada Sabtu (11/4/2026) tanpa perlawanan di depan sebuah cafe, di Jalan Antara, Kota Bengkalis. Ketika diintrogasi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.

“Kurang dari 48 jam setelah kejadian pelaku berhasil kita tangkap,” kata Kapolres AKBP Fahrian Saleh Siregar.

Menurut pelaku, niatnya awalnya hanya mencuri di rumah korban. Namun, aksinya diketahui oleh korban. Dalam kondisi panik, pelaku yang telah membawa senjata tajam jenis parang langsung menyerang korban berulangkali hingga korban luka dibagian dada dan akhirnya tewas di tempat kejadian.

Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan petugas, tersangka dinyatakan positif mengonsumsi narkoba yang diduga turut memengaruhi kondisi emosi dan tindakan brutal pelaku saat kejadian.

Selain menangkap pelaku, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya, sebilah parang bergagang merah sepanjang 44 cm, sehelai hoodie berwarna hitam, celana jeans abu-abu, dan satu set pakaian olahraga.

Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan kekerasan jo penganiayaan berat yang menyebabkan kematian, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Peristiwa pembunuhan dengan korban Wipeng alias Apeng (53) seorang toke karet, terjadi pada Kamis, 9 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, di rumah milik korban di Jalan Kartini, RT 02 RW 05, Dusun Makmur Penawar Darat.

Apeng tewas dalam kondisi mengenaskan dengan luka dibagian dada dan berlumuran dalam posisi telungkup di dapur rumahnya.

Mayat korban pertama kali ditemukan seorang warga yang tengah mencari rumput untuk pakan ternak di sekitar rumah korban. Saksi melihat pintu belakang rumah dalam keadaan terbuka dan mendapati korban sudah tidak bergerak di dekat pintu dapur. Sontak, saksi berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

“Warga yang berdatangan sempat tidak berani mendekat karena kondisi korban sangat mengenaskan, hingga akhirnya petugas kepolisian tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP,” terang Kasi Humas.

Berbekal keterangan saksi-saksi serta analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi, Tim Opsnal Polres Bengkalis bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berhasil mengantongi identitas pelaku.

Lap : RD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *