oleh

Personil Koramil 04 Lima Puluh dan Gabungan Lakukan Pemadaman Api Lalap 3 Hektare Lahan di Rumbai Timur

Pekanbaru, Detaksatu.com : Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Pekanbaru pada Jumat (18/7/2025) malam. Api berkobar di Dermaga 1 Danau Buatan, RT.01/RW.02, Kelurahan Sungai Ambang, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru, sekitar pukul 19.25 WIB.

Upaya pemadaman dan pendinginan segera dilakukan di satu titik fokus kebakaran. Personel Koramil 04 Lima Puluh (Lph) menjadi garda terdepan dalam penanganan Karhutla ini, bergerak cepat menuju lokasi yang berjarak sekitar 4 kilometer dari markas mereka.

Diperkirakan, lahan yang terbakar mencapai luas sekitar 3 hektare. Titik koordinat lokasi kebakaran tercatat pada Lat: 0581809° dan Long: 101.471753.

Tim gabungan yang dikerahkan untuk memadamkan api sangat beragam, menunjukkan sinergi antarlembaga. Sebanyak 2 personel TNI, 4 personel Polri, 7 kru dan 1 kapten dari Damkar, 2 personel Security PHR, 2 personel PLN, serta 15 anggota MPA (Masyarakat Peduli Api) turut serta dalam operasi ini. Ketua Karhutla Sungai Ambang, Bapak Mas Juang, juga turut hadir untuk mengkoordinasikan upaya di lapangan.

Berbagai alat kelengkapan dikerahkan untuk menunjang operasi pemadaman, termasuk 1 unit mobil Damkar PT. PHR, 1 unit mobil operasional PHR, 2 selang berukuran 1,5 inci, 2 selang berukuran 2,5 inci, 1 reducer W, dan 2 unit Gun Borg. Meskipun demikian, sumber air mobil menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim di lapangan, menuntut strategi pemadaman yang efisien.

Danramil 04 Lima Puluh, Kapten Arh Bagus Dwi, menjelaskan bahwa meskipun menghadapi berbagai hambatan seperti luasnya lahan yang terbakar dan kondisi angin yang tidak menentu, seluruh tim bekerja keras tanpa henti. Berkat upaya kolektif dan pantang menyerah, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.35 WIB, mencegah kerugian yang lebih besar.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan oleh Polsek Rumbai Pesisir. Informasi awal menyebutkan pemilik lahan adalah Kampus Bapak Efri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *