oleh

Babinsa Peltu Aswardi Patroli Pencegahan Karhutla di Wilayah Rumbai Timur

Pekanbaru, Detaksatu.com : Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tanggung jawabnya, Babinsa Peltu Aswardi Koramil 04 Lima Puluh Kodim 0301 Pekanbaru aktif melaksanakan kegiatan patroli pencegahan. Pada hari ini, Peltu Aswardi menyisir beberapa lokasi rawan karhutla di Kecamatan Rumbai Timur, meliputi Jalan Padat Karya Kelurahan Limbungan, Jalan Lembah Sari Kelurahan Lembah Sari, serta Jalan Lingkar Danau Buatan Dermaga I dan II Kelurahan Sungai Ambang.

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, Peltu Aswardi secara intensif memantau kondisi lingkungan sekitar, mencari potensi-potensi pemicu karhutla seperti tumpukan sampah kering, ranting-ranting yang mudah terbakar, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan percikan api. Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga memberikan sosialisasi dan imbauan kepada warga yang ditemui di lokasi patroli mengenai bahaya karhutla dan cara-cara pencegahannya.

Berdasarkan hasil patroli yang dilaksanakan, Peltu Aswardi melaporkan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya indikasi karhutla di wilayah yang dipatroli. Data koordinat yang dipantau di sekitar lokasi patroli menunjukkan nihilnya hotspot, titik api, maupun titik asap. Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan dan upaya preventif yang dilakukan oleh Koramil 04 Lima Puluh membuahkan hasil positif dalam menjaga wilayah dari ancaman karhutla.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 04 Lima Puluh, Kapten Arh Bagus Dwi, mengapresiasi kinerja Babinsa Peltu Aswardi dalam melaksanakan patroli pencegahan karhutla. Beliau menekankan pentingnya kegiatan patroli rutin sebagai langkah awal dalam mencegah terjadinya karhutla, terutama mengingat kondisi cuaca yang berpotensi kering dalam beberapa waktu ke depan.

Kapten Arh Bagus Dwi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Rumbai Timur untuk turut serta berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi atau indikasi terjadinya karhutla. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat menjaga wilayah Rumbai Timur tetap aman dari ancaman karhutla.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *