Pekanbaru, Detaksatu.com : Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 04 Lima Puluh, Sertu Andi Saputra, secara rutin melaksanakan patroli di wilayah binaannya. Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama saat memasuki musim kemarau.
Pada patroli kali ini, Sertu Andi Saputra menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi karhutla, di antaranya Jalan Lingkar Danau Buatan Dermaga I dan II serta Jalan Pramuka Ujung di Kelurahan Sungai Ambang, Kecamatan Rumbai Timur. Fokus utama patroli adalah memantau kondisi lingkungan, mencari tanda-tanda awal kebakaran seperti titik api atau asap, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla.
Danramil 04 Lima Puluh, Kapten Arh Bagus Dwi Sthan, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Babinsa Sertu Andi Saputra. Menurutnya, kegiatan patroli ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat. “Patroli rutin seperti ini sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla. Dengan deteksi dini, kita dapat meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan oleh kebakaran,” ujar Kapten Bagus., Senin (11/11/2024)
Selain melakukan patroli, Babinsa juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta segera melaporkan jika melihat adanya tanda-tanda kebakaran.
Kapten Bagus menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan intensitas patroli dan sosialisasi. Kerja sama yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi masalah karhutla. “Kami berharap dengan upaya bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan lestari,” pungkasnya.
Melalui kegiatan patroli ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya karhutla serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan. Dengan demikian, risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut dapat ditekan seminimal mungkin







Komentar