Pekanbaru, Detaksatu.com : Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) akan digelar pada November 2024 mendatang, namun politik di Kabupaten Rohil saat ini nampak mulai memanas.
Dimana salah satu APK ucapan Idul Adha 1445 Hijriyah milik bakal Calon Bupati Rokan Hilir H. Bistamam diduga dirusak oleh orang tidak dikenal atau OTK.
Terkait hal perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) di seluruh wilayah Rokan Hilir, Akademisi Universitas Islam Riau (UIR) Assoc Prof Dr Admiral SH, MH yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama Universitas Islam Riau menjelaskan dalam kontestasi politik apapun termasuk Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) adalah sangat penting untuk mengutamakan pendekatan fairness oleh siapapun, dan terhadap siapapun.
Sehingga, jika ada APK yang dirusak oleh Orang Tidak Kenal (OTK) terhadap siapapun itu adalah dampak kurang baik dan sangat disayangkan, karena selain melanggar hukum, hal ini adalah juga merusak spirit kompetisi itu sendiri yang semestinya dilakukan secara sehat dan bermartabat, jelas
Dosen Program Magister Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Islam Riau menambahkan suksesi Pilkada selain sebagai proses politik adalah juga berperan sebagai media edukasi, terutama kepada semua pihak yang berkompetisi.
“Untuk menampilkan program-program yang akan dilaksanakan kedepannya, yang akan menjadi alasan masyarakat untuk memilih nantinya,” ucap Assoc Prof Dr Admiral kepada wartawan, Kamis (20/06/2024)
Sebelumnya sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) berupa baliho milik tokoh sentral yang sangat familiar dimata masyarakat Rokan Hilir yakni H.Bistamam ini dirusak oleh orang tak dikenal (OTK) , Pengrusakan ini terjadi di lokasi Jalan Lintas Teluk Nayang Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir pada 18 Juni 2024.
Tindakan tersebut menimbulkan kesan negatif dan memancing suasana menjadi tidak kondusif di tengah masyarakat yang sedang bersiap menyambut pesta demokrasi pada Pilkada 2024 khususnya di Kabupaten Rokan Hilir.
Lap : Vie







Komentar