INHU, DETAKSATU.COM – Masyarakat bersama Perangkat Desa Petalongan Kecamatan Pasirpenyu Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, Kamis (30 Mai 2024) Gotong Royong (Goro) membuat jalan Alternatif, dimana kondisi jalan Kabupaten lintas antar kecamatan Pasirpenyu dan kecamatan Lirik yang menghubungkan Antara Desa Lembah Dusun Gading (LDG) dan Desa Petalongan kondisinya saat ini Putus Total.
Jalan kabupaten tersebut sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat akibat badan jalan yang sebelumnya sudah diaspal itu sudah terjun ke batang kuantan sungai Indragiri.
Karena sampai detik ini pemerintah tidak ada tanda tanda bakal dicarikan solusinya bagaimana jalan tersebut agar bisa dilalui oleh masyarakat dengan semangat warga menggelar Gotong Royong (Goro) dengan biaya dan alat seadanya untuk membuka jalan Alternatif agar bisa dilalui.
Menurut salah seorang Warga setempat yang sedang ikut Goro kepada Awak Media mengatakan sangat prihatin dengan di Jalan tersebut apalagi badan jalan sebelumnya sangat mulus dan lancar enak berlalulintas bagi warga mengeluarkan hasil pertaniannya dibawa kepasaran di Airmolek dan Pasar pagi Desa Japura.
Lanjut warga yang tak mau ditulis identitas dirinya itu, dari pada menunggu perbaikan jalan tersebut dari pemerintah Kepala Desa dan Perangkat Desa dan masyarakat sudah melakukan gotong royong bersama, Imbuhnya.
Terkait Goro tersebut Kades Petalongan Erwin dikonfirmasi mengatakan kegiatan goro tersebut dilakukan secara swadaya masyarakat, tepatnya dilokasi Jalan putus yang Amlas diserang Abrasi Sungai Indragiri.
Kades menyebutkan, perbaikan jalan ini bersifat sementara untuk membuat jalan alternatif. Ini gunanya untuk melancarkan perekonomian masyarakat desa Petalongan dan Desa LDG serta memperlancar keluar masuk hasil pertanian.
“Kita melibatkan masyarakat dalam bergotong royong untuk membuka jalan Alternatif ini, mulai dari Perangkat Desa, Kadus RT, RW, dan semua masyarakat yang berkeselamatan turun ke lapangan,” ujarnya.
Dikatakannya, inisiatif membuat jalan alternatif bersifat sementara ini diambil berdasarkan keputusan bersama dengan Pemerintah Desa dan warga.
“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu melalui Bupati Rezita kemaren sudah merespon aspirasi yang disampaikan beberapa waktu lalu dan juga PUPR Inhu sudah menunjukkan Tim Kelapangan dan mengukur berapa anggaran untuk membangun jalan Alternatif tersebut.
Karena pembangunan jalan kabupaten yang amblas ini anggaran Pembangunan nya dari Pemda diharapkan masyarakat bisa bersabar menunggu untuk membangun jalan yang Amlas tersebut.
” Pada intinya Ibu Rezita Bupati Inhu sudah merespon dan memerintahkan kepada dinas terkait PUPR untuk membangunkannya melalui dana Darurat,” Ujar Erwin. (Laporan Fauzi)











Komentar