Pekanbaru, Detaksatu.com : Dandim 0301/Pekanbaru, Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto, S. Sos hadir menjadi pemateri di acara pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa dan pengurus kelembagaan desa, bertempat di Grand Central Hotel, Kota Pekanbaru, Rabu (19/09/2023) Malam.
Pelatihan diperuntukkan untuk Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang hadir dari berbagai daerah di Provinsi Riau, dan kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 20 s.d 23 September 2023.
Kegiatan pelatihan aparatur desa (dasar) yang di taja oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri.
Pada kesempatan itu, materi yang dipaparkan oleh Dandim 0301/Pbr Letkol Kav Yuli Eko Hadiyanto, S. Sos menjelaskan tantangan kepemimpinan di desa dan apa arti kepemimpinan.
“Tantangan kepemimpinan di desa itu mencakupi 3 aspek, yaitu pengelolaan pemerintahan dan pembangunan desa semakin kompleks, dana desa semakin besar membutuhkan pengelolaan yang bertanggung jawab dan perkembangan teknologi informasi membawa dampak positif dan negatif di desa,” terang Dandim.
Dibutuhkan kepemimpinan yang berintegritas, inovatif, efektif dan konstruktif di desa.
Selanjutnya, kepemimpinan itu berakar pada kearifan lokal. “Kearifan lokal itu adalah pandangan hidup suatu masyarakat diwilayah atau lingkungan alam tempat mereka tinggal yang sudah menjadi kebiasaan dan kepercayaan turun menurun,” jelasnya.
Transformasi kearifan lokal dalam kepemimpinan Indonesia dapat dilihat dengan nilai – nilai kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.
Untuk itu, melalui pelatihan ini diharapkan setiap kepala desa dan BPD agar meningkatkan dalam manajemen pemerintahan desa.
“Saat ini, desa dituntut untuk mampu mengelola anggaran yang cukup besar, sehingga Kades, perangkat desa dan BPD harus paham regulasi yang berlaku dalam pelaksanaan pembangunan. Rajin berdiskusi dan membaca aturan, manfaatkan teknologi dalam menggali pengetahuan dalam menjalankan pembangunan di desa masing-masing,” imbuhnya.
Selanjutnya, Dandim menjelaskan tentang tantangan kepemimpinan desa di era digital dimana perkembangan teknologi informasi dapat mempengaruhi perilaku masyarakat desa, dibutuhkan pemimpin yang mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam memperkuat pemerintahan desa dan pembangunan desa dipahami dan kompetisi dalam pembangunan semakin ketat, sehingga dibutuhkan pemimpin yang kreatif dan inovatif.
Sumber : Pendim 0301/Pekanbaru











Komentar