INHU, DETAKSATU.COM – Keberadaan pembangunan proyek peningkatan kualitas badan jalan sering kali menimbulkan permasalahan bagi kendaraan yang melintasi kawasan proyek. Hal tersebut dikarenakan lebar jalan yang tidak dapat menampung arus lalu lintas dari dua arah secara bersamaan.
Seperti yang terjadi pada Proyek Peningkatan Jalan provinsi yang berada di Jalan lintas tengah Airmolek – Peranap oleh Pelaksana PT Nagamas Mitra Usaha (NMU) Konsultan Pengawas CV Raissa Gemilang (RG) tepatnya di Desa Batu Gajah Airmolek Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau.
Selanjutnya dapat diketahui tundaan dan panjang antrian
yang terjadi ketika dilakukan sistem buka tutup oleh pekerja lapangan dan setelah dilakukan perhitungan waktu siklus dari perencanaan perbaikan yang dilakukan solusi yang terbaik yaitu alternatif harus ada buka tutup.
Untuk memperlancar operasional pekerjaan dijalan tersebut Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Kecamatan Pasirpenyu terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil 04/PP dan Tokoh Masyarakat serta Penasehat Forum Penyelamat Aset Negara (FPAN) berkoordinasi untuk lancarnya kegiatan pembangunan jalan tersebut oleh Kontraktor sepakat melakukan buka tutup disepanjang jalan yang sedang dikerjakan.
Selanjutnya tempat terpisah Masyarakat Desa Batu Gajah melalui Kordinator Lapangan FPAN. Hari Supiyarman, Rabu (28 Juni 2023) kepada Awak Media Detaksatu.com mengatakan karena sudah ada kesepakatan dari semua pihak agar proyek pembangunan jalan yang berada disimpang empat jalan elak Batugajah agar tidak terjadi kemacetan yang bisa mengganggu penguna jalan
terpaksa memberlakukan buka tutup jalur di lintasan jalan provinsi Airmolek -Peranap.
Korlap juga menghimbau kepada masyarakat yang melintasi jalan yang sedang dikerjakan tersebut sebagai pengguna jalan, bahwa dijalan tersebut sudah diberlakukan buka tutup oleh petugas lapangan.
Saran kami jangan melambung kendaraan dan tetap di antrean, karena ada beberapa kali terjadi antrian yang panjang akibat dijalan tersebut setiap hari ratusan lintasan truk Odol. Seperti angkutan Batu Bara, CPO dan angkutan berat lainnya wajar gara-gara ada kendaraan melambung disepanjang lokasi jalan yang sedang dikerjakan, Ikuti antrean dan sabar,” ujar Hari Supiyarman.
bisa menahan diri apabila dilakukan penyetopan kendaraannya oleh petugas lapangan jangan sesekali tidak tertib dan bersabar nekat menerobos dijalan buka tutup itu bisa macet dijalan tersebut tentunya yang repot masyarakat penguna jalan itu sendiri.
Lebih jauh lagi Ketua DPC MPI Kec Pasirpenyu yang biasa dipanggil Iyar Lodong itu mengingatkan kepada Petugas buka tutup jalan jangan cepat emosi tetap beretika gunakan bahasa yang santun dan humanisme.
Dia mengakui memang kalau melihat kondisi dilapangan banyak pengendara yang membandel dan tidak menghiraukan dan menghargai petugas dilapangan kalau ada terjadi miskomunikasi dengan pengguna jalan itu adalah hal yang wajar mudah mudahan kedepannya terhindar dan tidak ada terjadi hal yang tidak kita inginkan dilapangan.
Dilaporkan saat ini kegiatan kontraktor dijalan simpang empat jalan elak Batugajah sudah masuk tahap kedua dan sebagian sudah dilakukan Pembangunan Cor Beton (Rigid). “Sebagai Korlap FPAN melalui media ini warga Batugajah khususnya Airmolek minta maaf seandainya ada penguna jalan yang merasa terganggu perjalanan dengan dilakukannya buka tutup,” Tegas Iyar Lodong. (LAPORAN FAUZI)







Komentar