oleh

Komitmen dan Kolaborasi Menekan Angka Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Bengkalis

Duri, Detaksatu.com : Anggota Komisi X DPR RI, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, menekankan pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan komitmen kuat terhadap program Wajib Belajar 13 Tahun dalam Bimtek Workshop Pendidikan di Bengkalis.

Karmila Sari mengungkapkan bahwa Komisi X tengah intens membahas dan telah menyetujui usulan peningkatan anggaran puluhan triliun untuk tahun 2026 demi mendukung wajib belajar 13 tahun.

Karmila juga menggarisbawahi perlunya sinkronisasi dan kolaborasi antar tingkat pendidikan dari PAUD hingga SMA untuk memahami dan mengatasi akar penyebab masalah ATS.

Isu ATS, menurut legislator asal Riau ini, cenderung tinggi pada anak usia pendidikan menengah, anak laki-laki, dan yang berasal dari rumah tangga miskin. Selain faktor ekonomi yang menyebabkan orang tua mendorong anak bekerja,

Karmila Sari menyoroti beberapa penyebab lain seperti perundungan (bullying) di sekolah yang memengaruhi psikologis anak, kenakalan remaja yang dipicu oleh informasi dari gawai, akses sekolah yang sulit, kurangnya motivasi belajar, dan permasalahan di keluarga (misalnya perceraian).

Selain itu, Karmila meminta kepala sekolah untuk segera mendata anak-anak yang membutuhkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) khusus untuk jenjang SMA/SMK (baik negeri maupun swasta non-Kemenag), mengingat kuota yang seringkali terbatas dan menjadi rebutan.

Sebagai penutup, Dr Karmila Sari mengajak seluruh peserta Bimtek kepala sekolah dan guru untuk bertindak sebagai duta pendidikan yang aktif dan kreatif dalam memotivasi anak melanjutkan sekolah.

Menekankan bahwa upaya meminimalisir ATS tidak dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan semata, melainkan harus melibatkan kolaborasi dengan dinas lain seperti pemberdayaan perempuan dan kesehatan.

Karmila pun menegaskan bahwa seluruh pihak harus yakin dengan kerja sama, angka ATS di Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir akan semakin menurun drastis.

Lap : Vie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *