Kuansing, Detaksatu.com : Musyawarah desa (musdes) dengan melibatkan Pemerintah Desa, BPD, serta berbagai unsur masyarakat dalam membahas dan mengambil keputusan terkait pembangunan desa adalah suatu hal yang penting.
Itu diungkapkan Pj Kades Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir, Kuansing, Riau, Mariati Popilia. Menurut dia, musdes merupakan salah satu prinsip penting dalam sistem pemerintahan desa Tanjung Pauh.
Dikatakannya, forum musdes merupakan prinsip dasar partisipasi, keterbukaan serta demokrasi sehingga kesimpulan yang didapat dalam musdes betul-betul untuk kebutuhan dan kepentingan masyarakat desa.
Pada musdes, partisipasi warga mendapatkan ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, saran terkait tata kelola desa dan pembangunan, pemanfaatan dana desa hingga pengelolaan pendapatan asli desa.
“Termasuk juga pengelolaan pendapatan asli desa, mulai dari penerimaan hingga realisasinya semua kita bahas dalam musyawarah desa. Itu bentuk transparansi dan demokrasi di Tanjung Pauh,” sebut Popi.
“Jadi, dalam memutuskan program apapun di desa Tanjung Pauh, mulai perencanaan hingga realisasi kita selalu lakukan musyawarah desa,” kata Popi kepada awak media ini, dikantornya, Kamis (13/3/2025).
Dia menjelaskan, sebagian besar kemajuan desa tidak hanya ditentukan pemerintah desa, tapi itu juga diperlukan dukungan dari masyarakat. Karena itu, ia menilai perlunya musyawarah, dan keterbukaan kepada masyarakat.
Apalagi menurut dia, selaku Kades yang menjalankan roda pemerintahan desa diantaranya membuat kebijakan, menetapkan aturan desa hingga mengelola keuangan desa perlu dukungan semua pihak dalam menjalankan tugas tersebut.
“Kunci pembangunan desa adalah terbangunnya harmonisasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Ini penting, tidak hanya untuk pembangunan dimasa sekarang yang menikmati, tapi mungkin anak cucu kita nanti,” ungkapnya.
Lap : Tina









Komentar