oleh

Analisi Perbandingan Kinerja Pada Produk Perusahaan Handphone Samsung dan Xiaomi di Pekanbaru

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan penelitian dan perbedaan dari kegunaan alat komunikasi dengan mengambil tema “Analisi Perbandingan Kinerja Pada Produk Perusahaan Handphone Samsung dan Xiaomi di Pekanbaru”.

Hal ini dilihat dari seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat membuat masyarakat lebih mudah dalam mengakses segala informasi yang ada, salah satu kebutuhan teknologi yang tidak akan ada habisnya dalam kehidupan bermasyarakat adalah kebutuhan untuk berkomunikasi yang sering dikenal dengan sebutan handphone.

Handphone disebut juga dengan telepon seluler (ponsel) atau telepon genggam yang awalnya hanya sebagai fasilitas komunikasi suara dan SMS sekarang berkembang sangat pesat hingga kita bisa mengenal dengan istilah smartphone atau ponsel pintar.

Perkembangan smartphone yang kian meningkat menuntut para produsen untuk semakin kreatif dan inovatif dalam membuat produk yang bermutu dan digemari konsumen, dan hal tersebut dapat berdampak besar terhadap kinerja produk yang akan dihasilkan. Kinerja produk dari sebuah smartphone dapat diukur dari Kualitas, Fitur, Desain, dan Brand Equity yang ada pada smartphone tersebut. Nilai utama yang diharapkan oleh pelanggan dari produsen adalah kualitas produk. Kualitas yang dihasilkan haruslah sesuai dengan harapan, kebutuhan dan keinginan konsumen. Selain kualitas, fitur juga menjadi elemen penting dari sebuah smartphone karena fitur merupakan karakteristik produk yang dirancang untuk menyempurnakan fungsi produk atau menambah ketertarikan konsumen terhadap produk.

Smartphone Xiaomi ini merupakan produk perusahaan asal China yang dikenal sebagai salah satu produsen handphone yang usianya masih terbilang baru dan penjualannya masih di bawah pesaing besarnya, yaitu Samsung yang menduduki peringkat teratas penjualan smartphone di Indonesia. Perusahaan smartphone ini terbilang baru di antara perusahaan smartphone lainnya, bahkan jika dibandingkan dengan pesaingnya sesama smartphone asal China, seperti Huawei, Lenovo, Oppo dan Vivo.

Untuk dapat dikenal dan masuk dalam benak, serta ingatan konsumen menjadi tantangan tersendiri terlebih di Indonesia produk smartphone dengan merek lain lebih dulu masuk dan dikenal masyarakat, diantaranya Samsung, Apple, Huawei, Lenovo dan Oppo, serta pesaingnya sesama smartphone China yaitu Vivo yang belum lama masuk ke Indonesia, tetapi gencar melakukan promosi besar-besaran. Ciri khas dari suatu produk pada akhirnya akan dapat membedakanya dengan produk-produk sejenis merek lain dari pesaing.

Dalam mendesain sebuah produk berarti membaca sebuah pasar, kemauan mereka, kemampuan mereka, pola pikir mereka serta banyak aspek lain yang akhirnya mesti diterjemahkan dan di aplikasikan dalam perancangan sebuah produk. Persaingan ketat didunia smartphone mengharuskan para produsen untuk bisa meningkatkan serta mempertahankan Brand Equity (Ekuitas Merek) karena, Ekuitas merek merupakan nilai tambah yang dicerminkan dalam cara konsumen berfikir, merasa dan bertindak terhadap merek (simbol atau logo) harga, pangsa pasar, dan profitabilitas yang dimiliki perusahaan.

Memilki nama atau logo yang unik dan menarik membuat produk tersebut semakin diingat, dan disukai oleh para konsumen,Tidak hanya di Indonesia saja, penjualan smartphone Xiaomi masih kalah dengan pesaingnya Samsung, bahkan di Negara asal penjualannya masih kalah dengan merek-merek lainnya.

Adapun tujuan penelitian dan mengetahui perbedaan yang dilaksanakan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau, yang terdiri dari Shavira Rizki Maharani, T. Resti Erika Yusman, Risa Hartini, dan Riska Saputri adalah :

(Satu), Kualitas produk dari handphone Samsung dan Xiomi, (dua), Fitur produk dari handphone Samsung dan Xiomi, (Tiga) Desain produk dari handphone Samsung dan Xiomi, dan (empat), Brand equity dari handphone Samsung dan Xiomi.

Pencapaian yang diakukan haruslah sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh perusahaan, sehingga standar yang dimaksud adalah kinerja yang dihasilkan sudah sesuai dengan harapan konsumen dan membuat konsumen merasa puas dengan hasil kinerja yang kita lakukan terhadap produk pada perusahaan tersebut.

Toko Handphone Xiaomi.

Kualitas Produk

Salah satu nilai utama yang diharapkan oleh pelanggan dari produsen adalah kualitas produk yang tinggi. Maka dari pernyataan tersebut dapat dinyatakan bahwa kualitas produk dapat mempengaruhi konsumen dalam memutuskan untuk memperoleh produk tersebut (Kotler, 2007:94). Kualitas adalah kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya. Hal itu termasuk keseluruhan durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian dan reparasi produk juga atribut produk lainnya (Kotler dan Amstrong, 2004:283). Kualitas dalam pandangan konsumen adalah hal yang mempunyai ruang lingkup tersendiri yang berbeda dengan kualitas dalam pandangan produsen saat mengeluarkan suatu produk yang biasa dikenal kualitas sebenarnya.

Fitur Produk

Fitur produk menurut Kotler dan Armstrong (2004:348) yaitu menyatakan fitur adalah alat bersaing untuk membedakan produk perusahaan dari produk pesaing. Perusahaan dapat menciptakan model dengan tingkat yang lebih tinggi dengan menambah beraneka macam fitur. Fitur juga dapat digunakan sebagai sarana untuk membedakan suatu merek dari pesaingnya (Cravens 1998:14). Fitur dirancang untuk menyempurnakan fungsi produk dan menjadi nilai tambah untuk menarik minat konsumen terhadap produk tersebut.

Desain Produk

Desain Produk merupakan totalitas keistimewaan yang mempengaruhi penampilan dan fungsi suatu produk dari segi kebutuhan konsumen (Kotler, 2004:332). Desain dapat membentuk atau memberikan atribut pada suatu produk, sehingga dapat menjadi ciri khas pada merek suatu produk. Ciri khas dari suatu produk tersebut pada akhirnya akan dapat membedakanya dengan produk-produk sejenis merek lain dari pesaing. Desain merupakan salah satu aspek pembentukan citra produk. Sebuah desain yang unik, lain dari yang lain, bisa merupakan satu – satunya ciri pembeda produk.

Brand Equity

Brand Equity menurut Susanto dan Wijanarko (2004:127) yaitu menyatakan Brand Equity (Ekuitas merek) adalah seperangkat aset dan liabilitas merek yang berkaitan dengan suatu merek, nama dan simbolnya yang menambah atau mengurangi nilai yang diberikan oleh suatu barang dan jasa kepada perusahaan atau pelanggan. Ekuitas merek merupakan jenis pendekatan dalam marketing dimana perusahaan menganggap bahwa merek merupakan aset terpenting yang akan sangat berpengaruh terhadapat profit. Hal ini pun juga disetujui oleh beberapa riset marketing yang menyatakan bahwa seberapa besar pengetahuan konsumen mengenai logo merek dan elemen visual lainnya, dan ketetapan persepsi baik dari konsumen hingga terjalin kontinuitas terhadap merek itu, bergantung kepada seberapa kuat merek tersebut.
Penelitian Terdahulu

Kusumawati (2014) meneliti tentang Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Studi Perbandingan Pada Handphone Samsung dan Xiomi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh atribut produk yang terdiri dari fitur, desain, kinerja produk, dan jenis produk terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukan bahwa atribut produk yang terdiri fitur, desain, kinerja produk, dan jenis produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian smartphone. Perbedaan Brand Equity dari Handphone Samsung dan Xiomi. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitiannya komparatif yang bertujuan untuk melihat tentang perbedaan dari variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan Brand Equity yang signifikan antara Samsung dan Xiomi. Pengaruh Kinerja Produk, Pelayanan, dan Sumber Daya Manusia Terhadap Niat Pembelian Ulang Melalui Citra Perusahaan dan Kepuasan Pelanggan terhadap perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji efek-efek dari produk, hasil layanan, sumber daya dan niat dari pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap citra perusahaan tersebut.

Hipotesis Penelitian:

H1 : Kualitas produk dari handphone Samsung dan Xiomi diduga terdapat perbedaan yang signifikan
H2 : Fitur produk dari handphone Samsung dan Xiomi diduga terdapat perbedaan yang signifikan
H3 : Desain produk dari handphone Samsung dan Xiomi diduga terdapat perbedaan yang signifikan
H4 : Brand Equity dari handphone Samsung dan Xiomi diduga terdapat perbedaan yang signifikan

Sedangkan metode penelitian,

Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian komperatif yaitu suatu penelitian yang bersifat membandingkan kinerja dari suatu produk dengan produk yang lain yaitu produk handphone Samsung dan Xiomi.

Tempat dan Waktu Penelitian

Lokasi penelitian ini dilakukan Di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau dalam bentuk penyebaran kuisioner terstruktur yang telah disiapkan sebelumnya. Waktu penelitian dilakukan selama satu bulan dan dilakukan pada saat jam kuliah selesai agar tidak menganggu perkuliahan.

Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau yang menggunakan Handphone Samsung dan Xiomi. Sampel adalah bagian dari suatu populasi yang dipilih agar mewakili populasi itu Sejumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin yang berjumlah 100 responden.

Metode Analisis

Metode analisa yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji paired sample t-test (Pengujian satu sample yang berpasangan).

Uji Validitas

Uji Validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuisioner. Suatu kuisioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuisioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuisioner tersebut. Jadi validitas ingin mengukur apakah pertanyaan dalam kuisioner yang sudah kita buat betul-betul dapat mengukur apa yang hendak kita ukur (Ghozali, 2002:49).

Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas digunakan untuk mengukur suatu kuisioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Hasil Penelitian yang reliable, bila terdapat kesaman data dalam waktu yang berbeda (Sugiono, 2004:121). Dengan kata lain, suatu kuisioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali, 2002:45). Dasar Pengambilan keputusan didasarkan pada:

1. Jika nilai Cronbach Alpha > 0,60 maka dikatakan reliabel
2. Jika nilai Cronbach Alpha < 0,60 maka dikatakan tidak reliable

Uji Normalitas

Uji Normalitas adalah hal yang lazim dilakukan sebelum melakukan sebuah metode statistik. Tujuan uji normalitas adalah untuk mengetahui apakah distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal atau tidak dan dapat digunakan untuk statistik parametrik. Dasar Pengambilan keputusan didasarkan pada:

1. Jika probabilitas (Asymp.Sig) < 0,05 maka data tidak terdistribusi normal
2. Jika probabilitas (Asymp.Sig) > 0,05 maka data terdistribusi normal

Uji Paired Sample T Test

Paired sample t-test digunakan untuk menguji perbedaan dua sampel yang berpasangan. Sampel yang berpasangan diartikan sebagai sebuah sampel dengan subjek yang sama namun mengalami dua perlakuan yang berbeda. Paired sample t-test digunakan apabila data berdistribsui normal. Dasar pengambilan keputusan untuk menerima atau menolak Ho pada uji paired sampel t-test adalah sebagai berikut:
1. Jika probabilitas (Asymp.Sig) < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima.
2. Jika probabilitas (Asymp.Sig) > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak.

Pembahasan

Hasil penelitian diatas dapat dijelaskan bahwa terdapat perbedaan yang tidak signifikan dari Kualitas produk antara handphone merek samsung dan Xiaomi sehingga, yang dapat disimpulkan bahwa kedua merek tersebut tidak memiliki perbedaan dalam hal ketahanan produk dimana samsung dan Xiaomi memiliki ketahanan produk yang cukup lama, pengoperasian produk yang cukup mudah, mengingat sistem operasi yang digunakan dari masing-masing handphone ini berbasis teknologi canggih dan memiliki kapasitas memori yang luas dalam penyimpanan data.

Sama halnya dengan kualitas, desain produk yang dimilki oleh samsung dan Xiaomi juga terdapat perbedaan yang tidak signifikan hasil penelitian ini mendukung dengan hasil penelitian sebelumnya Atminingsih (2014) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang tidak signifikan pada desain produk Samsung dan Xiaomi sehingga, dapat disimpulkan bahwa samsung dan Xiaomi memiliki kualitas dan desain produk yang tidak jauh berbeda karena, samsung dan Xiaomi memiliki desain handphone yang unik, menarik, dan trendy.

Sedangkan pada Fitur produk dan Brand equity dari samsung dan Xiaomi terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil Penelitian ini mendukung dengan hasil penelitian sebelumnya (Gumilang dan Prihastuty, 2013) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada Brand equity antara samsung dan Xiaomi dan hasil penelitian dari Kusumawati (2014) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara Fitur Produk dari samsung dan Xiaomi.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua handphone ini masing-masing memiliki fitur yang berbeda dan saat ini jika dilihat dari popularitas merek (Brand) kedua handphone ini bisa dikatakan bahwa merek samsung jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan Xiaomi.

Oleh : Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Riau, yang terdiri dari Shavira Rizki Maharani, T. Resti Erika Yusman, Risa Hartini, dan Riska Saputri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *