Pekanbaru, Detaksatu.com : Kemajuan teknologi media massa di satu sisi disambut gembira namun tak jarang menyisakan ruang kekhawatiran. Siap ataupun tidak kita dituntut mampu menyiasati arus perkembangan zaman dengan ‘Melek Media’.
Pandangan ini menjadi pemaparan khusus pada “Dialog Media” yang ditaja Media Online Detaksatu.com bersama Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), dan PT Riau Petroleum (Perseroda), di aula FIKOM UMRI, Senin, (29/12/2025).
Acara dialog yang dipandu wartawan senior Ridwan Alkalam, SPi menghadirkan narasumber, dari Akademisi, Dekan FIKOM UMRI, Jayus, SSos, MIkom dan praktisi wartawan yang juga Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, Satria Utama Batubara, SIP mengusung Tema, “Penguatan Sinergi Media dalam Menghadapi Tantangan dan Peluang Tahun 2026”.
Selaku tokoh penting di UMRI yang sering menjadi moderator maupun narasumber berbagai kegiatan ilmiah, Jayus tak ingin mahasiswa binaannya kalah saing setelah lulus nanti. Kepada para mahasiswa ia mengingatkan agar terus mengupdate diri ditengah melesatnya media massa di era Generative Artificial Intelligence atau (GenAI).
Sejumlah motivasi manajemen media massa, kolaborasi serta monetisasi agar menjadi perhatian serius, sebagaimana Tema Dialog. Bahkan, menjadi seorang yang Multi Tasking, menjadi keharusan menyiasati era digital melalui platform seperti media sosial atau website menjadi sumber penghasilan atau pendapatan tunai.
“Suka atau tidak suka, kita berhadapan situasi dan kondisi yang mengharuskan kita untuk terus mengembangkan diri,” tukas Jayus.
Sementara itu, praktisi media massa yang juga wartawan senior Satria Utama Batubara mengedukasi dengan mengajak mahasiswa FIKOM UMRI menjadi generasi penerus yang ‘Melek Media’. Apalagi di era GenAI saat ini, media massa nyaris dikalahkan eksistensi media sosial yang terus menggerus darahnya media masa konvensional.
Namun demikian, kemajuan Artificial Intelligence tidak serta merta bisa menggantikan peran manusia sebagai penyampai informasi utama. “Kita agar bijak dan hati-hati,” ingat Satria.
Program Teknologi AI yang mampu meniru kemampuan intelektual manusia ini juga menjadi perhatian mahasiswa peserta dialog. Dua mahasiswa penanya langsung mendapat penjelasan paripurna dari kedua narasumber.
Dua narasumber berharap Dialog Media yang ditaja FIKOM UMRI bersama mediaonline detaksatu.com menjadi rujukan mahasiswa setelah menyandang gelar sarjana, khususnya bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi di FIKOM UMRI.
Lap : Vie







Komentar