Pekanbaru detaksatu : Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Forum Pemuda Kulim Bersatu (FPKB) bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Kulim, unsur Forkopimcam, serta berbagai elemen masyarakat menggelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dan penanaman pohon di Jalan Semangka, RW 05, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemuda dan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung gerakan penghijauan di Kota Pekanbaru. Aksi tersebut juga merupakan bagian dari upaya menyukseskan program Pemuda Lestari, yang menjadi salah satu program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Camat Kulim, Fajri Adha, selaku inspektur upacara. Setelah apel, seluruh peserta bergerak bersama melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan dan melakukan penanaman pohon sebagai langkah konkret menjaga kelestarian alam.
Sejumlah unsur turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, diantaranya ASN Kecamatan Kulim, Forkopimcam, Forum RT/RW Kecamatan Kulim, Babhinkamtibmas, Babinsa, Forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Tim Penggerak PKK, tenaga harian lepas (THL), Kwartir Ranting Pramuka, Kepala Puskesmas Kecamatan Kulim, kader Posyandu, Ketua KNPI Kecamatan Kulim, Ketua Karang Taruna Kecamatan Kulim, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Camat Kulim Tekankan Peran Strategis Pemuda
Dalam sambutannya, Camat Kulim Fajri Adha menegaskan bahwa keberadaan Forum Pemuda Kulim Bersatu diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menyatukan potensi dan energi generasi muda untuk mendukung pembangunan di tingkat kecamatan maupun Kota Pekanbaru.
Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis bukan hanya sebagai generasi penerus, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, lingkungan yang bersih, serta kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Melalui FPKB, ia berharap seluruh elemen pemuda di Kecamatan Kulim dapat terus memperkuat sinergi, membangun kolaborasi, dan mengambil bagian aktif dalam menyukseskan berbagai program pembangunan pemerintah.
Semangat kebersamaan tersebut, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Masyarakat Diajak Waspada terhadap Karhutla
Selain menyoroti pentingnya peran pemuda dalam pembangunan, Fajri Adha juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, terutama di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau.
Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan di wilayah masing-masing, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, pemuda, tokoh lingkungan, dan seluruh unsur yang berada di tengah kehidupan warga.
Kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan menjadi kunci penting untuk meminimalkan risiko kebakaran, melindungi kesehatan masyarakat, serta mempertahankan kualitas udara dan kelestarian alam.
Gotong Royong sebagai Wujud Semangat Sumpah Pemuda
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 melalui kegiatan gotong royong dan penanaman pohon ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai persatuan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang.
Melalui gerakan Pemuda Lestari, kolaborasi antara FPKB, pemerintah kecamatan, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat terus berkembang menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga kebersihan, memperluas penghijauan, serta membangun budaya peduli lingkungan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan semangat gotong royong seluruh elemen bangsa.
Pemuda bergerak, lingkungan terjaga, Pekanbaru semakin lestari. Semangat inilah yang diharapkan terus tumbuh di Kecamatan Kulim sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Pekanbaru dan masa depan lingkungan yang lebih baik.
Editor : Vie









