oleh

Babinsa Koramil 11/PBR Gelar Patroli Karhutla di Wilayah Desa Sri Danai untuk Antisipasi Dini Kebakaran Lahan

Indragiri Hilir – Guna mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kian mengancam di musim kemarau, Babinsa Koramil 11/Pulau Burung (PBR), Serda Ahmad Feri, secara aktif melaksanakan kegiatan patroli rutin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keamanan wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya di area rawan terbakar.

Patroli yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 September 2026, dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Lokasi pengawasan difokuskan pada titik koordinat 0°25’22.4″N 103°21’42.6″E yang berada di wilayah Desa Sri Danai, Kecamatan Pulau Burung. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada analisis kerawanan terhadap titik panas (hotspot) yang sering muncul di area perbatasan lahan perkebunan dan pemukiman penduduk.

Dalam pelaksanaannya, Serda Ahmad Feri tidak bekerja sendiri, melainkan melibatkan elemen masyarakat setempat untuk menciptakan sinergi yang kuat. Personil gabungan yang diterjunkan terdiri dari satu orang anggota TNI dan dua orang perwakilan masyarakat lokal. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama antara aparat kewilayahan dan warga dalam menjaga lingkungan mereka dari ancaman bencana asap dan kebakaran.

Fokus utama dari patroli kali ini adalah memantau kondisi lahan perkebunan perusahaan maupun lahan milik warga setempat. Babinsa melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi vegetasi dan memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan liar yang dapat memicu api merambat ke area yang lebih luas. Pengawasan ketat dilakukan terutama pada area-area yang berdekatan dengan hutan atau lahan gambut yang mudah terbakar.

Selain melakukan pengamatan visual, Babinsa juga memanfaatkan momen patroli ini untuk memberikan edukasi kepada para petani dan pekerja perkebunan yang ditemui di lapangan. Sosialisasi mengenai bahaya membakar lahan serta dampak negatifnya terhadap kesehatan dan lingkungan disampaikan secara persuasif agar masyarakat sadar akan pentingnya menjaga lahan tanpa menggunakan api.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat Desa Sri Danai juga berfungsi sebagai sarana komunikasi sosial yang efektif. Dengan berinteraksi langsung, Serda Ahmad Feri dapat menyerap aspirasi warga terkait kendala yang dihadapi dalam pengelolaan lahan sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Hal ini sejalan dengan tugas pokok Babinsa sebagai pembina wilayah yang dekat dengan masyarakat.

Hingga selesainya kegiatan patroli, situasi di wilayah Desa Sri Danai terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya titik api baru atau aktivitas pembakaran ilegal selama periode pengawasan berlangsung. Keberhasilan ini tidak lepas dari kesiapsiagaan personil TNI serta kesadaran tinggi dari masyarakat yang telah memahami pentingnya melestarikan lingkungan hidup demi keberlanjutan usaha perkebunan mereka.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 11/PBR berharap kegiatan patroli seperti ini dapat terus berlanjut secara berkala dan berkelanjutan. Dengan adanya pengawasan rutin dari Babinsa bersama unsur masyarakat, diharapkan angka kejadian Karhutla di wilayah Kecamatan Pulau Burung dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga aktivitas perekonomian dan kenyamanan warga tetap terjaga sepanjang tahun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *