INDRAGIRI HILIR – Babinsa Koramil 11/Pulau Burung, Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil), Sertu Siswanto, secara aktif melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat di wilayah binaannya. Pada Minggu, 13 September 2026, Sertu Siswanto menyambangi para petani di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, untuk memberikan edukasi penting terkait metode pembukaan lahan pertanian yang aman dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sering kali dipicu oleh praktik pembakaran lahan secara tradisional. Sebagai garda terdepan di tingkat desa, Babinsa memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat agar tidak lagi menggunakan api sebagai cara utama dalam membersihkan lahan pertanian, melainkan beralih ke metode mekanis atau organik yang lebih berkelanjutan.
Dalam sesi penyuluhan tersebut, Sertu Siswanto menekankan bahaya jangka panjang dari membakar lahan, termasuk kerusakan struktur tanah, hilangnya nutrisi alami, serta dampak polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan warga sekitar. Ia menjelaskan bahwa asap hasil pembakaran tidak hanya merugikan ekosistem lokal tetapi juga dapat memicu konflik sosial jika asap tersebut menyebar ke pemukiman penduduk atau area publik lainnya.
Selain aspek lingkungan, Babinsa juga menyoroti sisi hukum dari tindakan pembakaran lahan. Masyarakat diingatkan bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat dikenakan sanksi pidana. Melalui pendekatan yang persuasif dan humanis, Sertu Siswanto berupaya mengubah pola pikir petani agar lebih taat hukum dan sadar akan tanggung jawab mereka terhadap lingkungan.
Interaksi antara Babinsa dan para petani berlangsung dalam suasana yang hangat dan dialogis. Para petani diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman mengenai kesulitan yang mereka hadapi saat membuka lahan tanpa bakar. Tanggapan positif dari masyarakat menunjukkan bahwa pendekatan komsos yang dilakukan oleh Koramil 11/Pulau Burung berhasil membangun kepercayaan dan keterbukaan antara aparat TNI dan warga binaan.
Sertu Siswanto juga mengajak para petani untuk menjaga hubungan yang harmonis antarwarga dan dengan aparat pemerintah. Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak keamanan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya sinergi yang baik, diharapkan Desa Pulau Burung dapat menjadi contoh desa yang peduli lingkungan dan kondusif bagi pembangunan pertanian.
Kegiatan penyuluhan ini berjalan dengan lancar dan aman tanpa adanya hambatan berarti. Antusiasme para petani dalam mengikuti arahan Babinsa menunjukkan kesadaran yang semakin tinggi akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Langkah preventif seperti ini dinilai sangat efektif dalam menekan potensi terjadinya karhutla di musim kemarau maupun peralihan musim.
Komandan Kodim 0314/Inhil melalui jajarannya terus berkomitmen untuk melakukan pendampingan dan pengawasan di lapangan. Kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa Pulau Burung ini merupakan wujud nyata dari program TNI Manunggal Membangun Desa, di mana kehadiran TNI dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dalam aspek keamanan, ketertiban, dan pelestarian lingkungan hidup demi kesejahteraan bersama.







Komentar