Pekanbaru, detaksatu : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII mendorong perguruan tinggi di Riau dan Kepulauan Riau memperkuat pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kompetensi manajerial mahasiswa di samping pencapaian akademik.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr H Nopriadi, SKM, MKes., sebagai narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Hang Tuah Pekanbaru.
Dalam kegiatan tersebut, Nopriadi menyampaikan materi bertajuk “Pengenalan Manajerial dan Kepemimpinan Mahasiswa” kepada mahasiswa baru.
Nopriadi mengatakan masa awal perkuliahan merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mulai membangun kompetensi sekaligus karakter yang akan menjadi bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, mahasiswa pada era transformasi tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Mereka juga dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, berkolaborasi, mengambil keputusan, serta menyelesaikan berbagai persoalan.
“Mahasiswa harus mempersiapkan diri secara utuh. Keunggulan akademik penting, tetapi harus diimbangi dengan kemampuan manajerial, kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan karakter yang kuat. Inilah bekal yang akan membantu mahasiswa menghadapi perubahan dan tantangan yang terus berkembang,” ujar Nopriadi.
Dia menegaskan kepemimpinan mahasiswa tidak selalu berkaitan dengan jabatan dalam organisasi. Kepemimpinan, kata dia, dapat diwujudkan melalui keberanian mengambil tanggung jawab, memberikan teladan, membangun komunikasi, bekerja dalam tim, dan mencari solusi terhadap persoalan.
“Menjadi pemimpin tidak harus menunggu lulus. Kepemimpinan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti disiplin terhadap tanggung jawab, mampu bekerja dalam tim, menghargai perbedaan, berani menyampaikan gagasan, dan mampu menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik,” katanya.
Karena itu, mahasiswa baru didorong memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang pengembangan diri. Selain mengikuti kegiatan akademik, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan melalui organisasi kemahasiswaan, kegiatan ilmiah, kompetisi, pengabdian kepada masyarakat, kewirausahaan, serta berbagai program pengembangan kompetensi.
Menurut Nopriadi, pengalaman di luar kelas dapat membantu mahasiswa mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama, manajemen kegiatan, penyelesaian konflik, pengelolaan waktu, hingga pengambilan keputusan secara bertanggung jawab.
LLDIKTI Wilayah XVII juga mendorong perguruan tinggi menciptakan ekosistem pendidikan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, jejaring, dan pengalaman kepemimpinan.
“Kampus tidak hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk membentuk karakter dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja,” demikian pesan LLDIKTI XVII.
Kehadiran LLDIKTI XVII dalam PKKMB Universitas Hang Tuah Pekanbaru menjadi bagian dari penguatan sinergi antara LLDIKTI dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Melalui pembekalan sejak awal masa perkuliahan, LLDIKTI XVII berharap mahasiswa mampu membangun kompetensi dan karakter secara seimbang sehingga nantinya menjadi lulusan yang adaptif, inovatif, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi bagi masyarakat.
LLDIKTI Wilayah XVII menegaskan akan terus mendorong perguruan tinggi di Riau dan Kepulauan Riau membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan inovatif agar mahasiswa memiliki kesiapan menghadapi perubahan serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.
Lap : Vie







Komentar