Pekanbaru, detaksatu : Mengantisipasi dampak bencana asap yang melanda Kota Pekanbaru dan sekitarnya, Kepala MAN 1 Pekanbaru, Hj. Norerlinda, MPd, menginstruksikan seluruh peserta didik serta guru dan tenaga kependidikan (GTK) untuk menggunakan masker selama beraktivitas di lingkungan madrasah. Selasa (15/9/2026).
Instruksi tersebut menjadi langkah preventif madrasah untuk melindungi kesehatan warga madrasah dari dampak kualitas udara yang kurang baik akibat kabut asap.
Sebagai tindak lanjut, MAN 1 Pekanbaru melakukan pembagian masker ke seluruh kelas. Pembagian dilakukan oleh seluruh wakil kepala madrasah bersama OSIM dan organisasi siswa lainnya. Mereka mendatangi kelas-kelas untuk membagikan masker sekaligus mengingatkan peserta didik agar menggunakannya selama beraktivitas.
Wakil Kepala MAN 1 Pekanbaru Bidang Kesiswaan, Yusniar, M.Pd., mengatakan bahwa keterlibatan organisasi siswa dalam pembagian masker merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian dan kesadaran bersama di tengah kondisi bencana asap.
“Kami memastikan masker tidak hanya dibagikan, tetapi juga digunakan oleh siswa selama proses pembelajaran dan kegiatan lainnya. Kami melibatkan OSIM dan organisasi siswa agar mereka ikut menjadi bagian dari gerakan menjaga kesehatan dan keselamatan warga madrasah,” ujar Yusniar.
Menurutnya, peserta didik juga terus diingatkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara kurang mendukung.
“Harapan kami, seluruh siswa dapat disiplin menggunakan masker dan menjaga kondisi kesehatan masing-masing. Ini merupakan bentuk ikhtiar kita bersama agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Hj. Norerlinda, MPd, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan warga madrasah menjadi prioritas. Karena itu, seluruh peserta didik dan GTK diminta mematuhi instruksi penggunaan masker selama kondisi bencana asap masih berlangsung.
Lap : Vie







Komentar