Pekanbaru, detaksatu : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian strategis Universitas Islam Riau (UIR) dalam momentum Milad ke-64 tahun 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr H Nopriadi, SKM, MKes, diwakili Ketua Kelompok Kerja (Kapokja) Pembelajaran LLDIKTI Wilayah XVII, Agusrizal, SPd, MHum, dalam Rapat Senat Terbuka UIR di Auditorium kampus, 4 September 2026.
Nopriadi berhalangan hadir secara langsung karena sedang menjalankan tugas kedinasan di luar kota. Dalam sambutan yang dibacakan Agusrizal, Kepala LLDIKTI XVII menyampaikan salam dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar UIR.
“Meski terpisah oleh jarak, rasa bangga dan doa terbaik dari seluruh jajaran LLDIKTI Wilayah XVII menyatu bersama keluarga besar Universitas Islam Riau,” ujar Agusrizal membacakan amanah Kepala LLDIKTI XVII.
LLDIKTI Wilayah XVII menilai perjalanan UIR selama 64 tahun telah menempatkan perguruan tinggi tersebut sebagai salah satu bagian penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia di Riau.
Apresiasi juga diberikan atas sejumlah capaian UIR di bawah kepemimpinan Rektor UIR Assoc Prof Dr Admiral, SH, MH, bersama jajaran. Capaian tersebut antara lain peningkatan akreditasi institusi dan program studi, penguatan publikasi ilmiah, fasilitasi riset, serta langkah UIR menuju World Class University.
Menurut LLDIKTI XVII, penguatan kualitas perguruan tinggi perlu terus dilakukan di tengah perubahan lingkungan pendidikan tinggi dan perkembangan teknologi, termasuk disrupsi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).
Untuk menghadapi tantangan tersebut, Nopriadi menitipkan tiga pesan strategis kepada sivitas akademika UIR.
Pertama, UIR didorong terus memperkuat tata kelola akademik dan budaya penjaminan mutu internal. Senat akademik dan pimpinan fakultas dinilai memiliki peran penting dalam memastikan kualitas akademik, moral, etika, dan keilmuan tetap terjaga.
Kedua, LLDIKTI XVII mendorong akselerasi pengembangan sumber daya manusia dosen, khususnya peningkatan jumlah dosen bergelar doktor dan guru besar.
LLDIKTI XVII juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dan mendampingi proses pengusulan jabatan fungsional dosen UIR sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketiga, UIR didorong memperkuat integrasi nilai-nilai Islam, budaya Melayu, dan perkembangan sains modern dalam proses pendidikan.
Penguatan karakter tersebut dinilai penting agar mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan intelektual dan kompetensi akademik, tetapi juga memiliki integritas moral serta daya saing dalam menghadapi perubahan global.
“Di tengah kemajuan teknologi, penguatan karakter berakhlak mulia menjadi benteng utama agar mahasiswa UIR tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga anggun secara moral dan berdaya saing global,” demikian pesan Kepala LLDIKTI XVII dalam sambutannya.
LLDIKTI Wilayah XVII menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan UIR dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi, pengembangan dosen, penguatan Tridharma Perguruan Tinggi, serta peningkatan daya saing institusi.
Rapat Senat Terbuka dalam rangka Milad ke-64 UIR tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau, di antaranya Ketua Pembina YLPI Riau Iman Gazali, SH, MH, Ketua Umum YLPI Riau H Zulfikar Ahmad, SH, MH, serta keluarga besar tokoh pendiri UIR, almarhum H Zaini Kunin.
Lap : Vie











Komentar