oleh

Wali Kota Pekanbaru Dorong Pemerintah Lanjutkan Program MBG

banner 300250

Medan, detaksatu : Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengusulkan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program strategis nasional terus dilanjutkan dan diperkuat. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-18 di Kota Medan, Kamis (2/7).

Menurut Agung, pelaksanaan Program MBG tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas gizi anak dan pembangunan sumber daya manusia (SDM), tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya perputaran ekonomi di daerah.

“Melalui Rakernas APEKSI ke-18 ini kami dari Pekanbaru ingin menambahkan rekomendasi agar program nasional Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan. Program ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” kata Agung dalam forum yang dihadiri kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia.

Ia menjelaskan pelaksanaan Program MBG di Pekanbaru telah mendorong terbukanya lapangan kerja baru, terutama melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia makanan bergizi. Bertambahnya tenaga kerja yang terserap dinilai turut meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan perekonomian lokal.

“Salah satu dampaknya adalah berkurangnya pengangguran. Banyak ibu-ibu yang sebelumnya belum bekerja kini mendapat pekerjaan di SPPG. Ketika mereka memperoleh penghasilan, daya beli meningkat dan perputaran ekonomi juga ikut bergerak,” ujarnya.

Agung menambahkan peningkatan aktivitas ekonomi tersebut turut mendukung kinerja pendapatan daerah. Menurut dia, Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen mendukung setiap program nasional yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia berharap pemerintah pusat dapat melanjutkan Program MBG karena selain mendukung pemenuhan gizi anak, program tersebut juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Rakernas APEKSI ke-18 di Medan menjadi forum strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi antardaerah, menyelaraskan arah pembangunan, serta membahas berbagai isu perkotaan, antara lain ketahanan pangan, adaptasi perubahan iklim, transformasi digital pemerintahan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Adv

Lap : Vie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *