Kampar, detaksatu : PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan. Kali ini, BRI menyalurkan bantuan senilai Rp200 juta untuk pembangunan pagar Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Yayasan Nahdhotut Tholabah di Desa Bina Baru, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.
Bantuan tersebut diwujudkan dalam pembangunan pagar panel beton sepanjang 400 meter dengan tinggi 2 meter. Pekerjaan telah rampung 100 persen sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan pagu anggaran yang telah ditetapkan.
Pimpinan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Dr. H. Imam Sibaweh, SE., M.Si., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian BRI terhadap pengembangan sarana pendidikan di lingkungan pesantren.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI melalui Program BRI Peduli yang telah membantu pembangunan pagar pondok pesantren. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan pesantren, sehingga proses pendidikan dan pembinaan santri dapat berlangsung lebih baik,” ujar Imam Sibaweh.
Menurutnya, keberadaan pagar tidak hanya berfungsi sebagai pembatas area pesantren, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan tertata bagi ratusan santri yang menimba ilmu setiap hari.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh perwakilan BRI Bangkinang, yakni Jefrianda selaku Micro & Retail Risk Compliance dan Adelina Amri selaku Supervisor Penunjang Operasional.
Jefrianda mengatakan Program TJSL BRI Peduli merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai sektor, termasuk pendidikan.
“Melalui Program BRI Peduli, kami ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pondok pesantren memiliki peran besar dalam mencetak generasi yang berakhlak dan berkualitas, sehingga kami berharap bantuan ini dapat mendukung aktivitas pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap sinergi antara BRI dan lembaga pendidikan dapat terus terjalin sehingga semakin banyak fasilitas pendidikan yang memperoleh dukungan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Dengan selesainya pembangunan pagar tersebut, Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif kini memiliki sistem pengamanan yang lebih baik. Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan mampu menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus memberikan rasa aman bagi para santri, tenaga pendidik, dan seluruh civitas pesantren.
Melalui Program TJSL BRI Peduli, BRI terus memperkuat komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.
Program TJSL BRI Peduli tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong terciptanya dampak sosial yang berkelanjutan. Melalui peningkatan fasilitas pendidikan, BRI berharap dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan pesantren yang menjadi salah satu pilar pendidikan karakter di Indonesia.
Lap : Vie








Komentar