Pekanbaru, detaksatu : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal mutu pendidikan tinggi di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XVII saat menghadiri Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-14 Universitas Ibnu Sina (UIS) yang digelar megah di Grand Galaxy Ballroom, Kota Batam.
Acara yang mengukuhkan 336 lulusan dari program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) ini menjadi momentum sakral bagi civitas akademika UIS. Turut hadir memberi orasi ilmiah, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr Ir H Afriansyah Noor, MSi, IPU , serta Gubernur Kepulauan Riau, H Ansar Ahmad, SE, MM..
Dalam sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr. H. Nopriadi, SKM, M.Kes memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi UIS dalam menjaga mutu pendidikan. Saat ini, UIS telah mengantongi akreditasi B, dan LLDIKTI XVII mendorong penuh agar kampus ini mampu meraih akreditasi Unggul serta akreditasi internasional pada tahun 2027/2028 mendatang. Langkah ini dinilai strategis agar lulusan UIS dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas dan dunia industri kesehatan.
Lebih lanjut, di hadapan ratusan wisudawan, Dr. Nopriadi menitipkan pesan mendalam. Ia menekankan bahwa pemindahan kuncir toga bukanlah sekadar formalitas, melainkan simbol transformasi dari penuntut ilmu menjadi seorang pemecah masalah (problem solver) di tengah masyarakat.
“Dunia di luar sana, dunia pasca-kampus di tahun 2026 ini, adalah dunia yang bergerak dengan kecepatan eksponensial,” tegasnya.
Lulusan dituntut memiliki ketahanan, kreativitas tinggi, dan kemampuan kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi era otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI) yang telah merombak lanskap pekerjaan global. Ia juga mengingatkan sebuah realitas spiritual kepada para wisudawan: 80% keberhasilan yang diraih hari ini adalah berkat ridha dan doa orang tua, sementara usaha keras di ruang kuliah hanya menyumbang 20%.
Lompatan Kinerja Impresif LLDIKTI XVII (2024-2026)
Selain memberikan pesan inspiratif kepada para lulusan, Kepala LLDIKTI XVII juga memaparkan lompatan prestasi kinerja yang sangat membanggakan di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVII sepanjang periode 2024 hingga 2026.
Pada aspek kelembagaan, ekosistem pendidikan tinggi di Riau dan Kepri mencatat sejarah baru dengan lahirnya 3 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) berstatus ‘Unggul’, sebuah lonjakan 300 persen dari kondisi nihil pada tahun 2024. Kualitas program studi juga meroket tajam sebesar 357,4%, dari yang semula hanya 14 prodi kini menjadi 66 program studi berpredikat ‘Unggul’.
Akselerasi mutu kelembagaan ini juga diiringi oleh penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Hingga 2026, tercatat 4.179 dosen telah memiliki jabatan fungsional. Tren positif juga terlihat pada puncak karier akademik, di mana jumlah Lektor Kepala melesat drastis 121,9% menjadi 446 orang, serta lahirnya pemikir-pemikir ulung baru dengan kenaikan jumlah Guru Besar (Profesor) sebesar 34,1% menjadi 59 orang.
Capaian strategis ini menjadi modal fundamental bagi LLDIKTI XVII untuk terus memfasilitasi kampus-kampus di wilayahnya. Menutup sambutannya, Kepala LLDIKTI XVII menyelipkan sebuah pantun jenaka namun sarat makna bagi para wisudawan:
Lulus kuliah jangan sekadar kerja, Jadilah pemikir yang visioner.
Selamat mengabdi wahai para alumni, Jaga integritas dan nama baik institusi.
Lap : Vie







Komentar