Pekanbaru, detaksatu : Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti prosesi Sidang Senat Terbuka Wisuda Angkatan I Institut Pendidikan dan Teknologi ‘Aisyiyah Riau (IPTAR) yang digelar di Pekanbaru, Rabu (13/5/2026). Momentum ini terasa kian sacral dan istimewa dengan kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) RI, Prof Dr Fauzan, MPd, yang disambut dengan prosesi adat pemasangan Tanjak oleh pimpinan IPTAR sebagai simbol kehormatan dan kedekatan emosional dengan masyarakat Riau.
Kehadiran orang nomor dua di kementerian tersebut menjadi sinyal kuat bagi percepatan mutu pendidikan tinggi di wilayah kerja LLDIKTI XVII. Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Fauzan menekankan peran krusial institusi akademik dalam peta jalan kemajuan bangsa. Ia menegaskan bahwa kampus tidak boleh hanya menjadi menara gading, melainkan harus turun tangan dalam memecahkan persoalan riil di masyarakat.
“Perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak pembangunan Indonesia. Lulusan IPTAR tidak hanya dicetak untuk mencari kerja, tetapi harus menjadi kreator dan inovator yang mengakselerasi roda pembangunan melalui penguasaan sains dan teknologi yang berbasis nilai-nilai luhur,” tegas Prof. Fauzan di hadapan wisudawan perdana tersebut.
Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr H Nopriadi, SKM, MKes, yang turut hadir dalam acara tersebut, menerima Plakat Penghargaan dari Rektor IPTAR sebagai bentuk apresiasi atas bimbingan dan dukungan LLDIKTI hingga institusi ini berhasil melahirkan lulusan pertamanya.
Senada dengan Wamen Diktisaintek, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr H Nopriadi, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian IPTAR yang telah berhasil melahirkan lulusan angkatan pertama. Ia menilai wisuda perdana ini adalah bukti nyata kontribusi ‘Aisyiyah dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat di Bumi Lancang Kuning.
“Hari ini kita menyaksikan lahirnya pionir-pionir tangguh. Wisudawan Angkatan I IPTAR adalah tumpuan harapan bangsa. Kehadiran Bapak Wamen di tengah kita menjadi pemantik semangat bagi seluruh perguruan tinggi di Riau untuk terus memacu mutu agar sejajar di level global,” ujar Nopriadi.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya perwakilan Majelis Dikti Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr Sulistyaningsih, SKM, MHKes, Ketua PWM Riau, D. Hendri Sayuti, MAg, serta Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Riau, Dr Hikmani, MPd.
Sinergi yang kuat antara penyelenggara dan pembina perguruan tinggi juga tampak dari kehadiran Ketua Badan Pembina Harian (BPH) IPTAR, Prof Dr Irwan Efendi, MSc, yang didampingi langsung oleh Rektor IPTAR, Dr Nini Aryani, MPd, serta Ketua Senat Dr Asri Neli Putri, MPdE.
Dalam prosesi yang berlangsung emosional tersebut, pihak kampus juga memberikan penghormatan khusus kepada para orang tua wisudawan. Kepala LLDIKTI XVII memuji dedikasi seluruh sivitas akademika IPTAR yang telah bekerja keras membimbing mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi di kampus yang mengedepankan integrasi nilai Islami dan kemajuan teknologi ini.
“Gelar yang saudara sandang hari ini adalah amanah. Di pundak wisudawan angkatan pertama ini, nama baik almamater dipertaruhkan. Jadilah sarjana yang memiliki integritas moral kokoh sekaligus cakap secara intelektual,” pungkas Nopriadi menutup sambutannya.
Dengan terlaksananya wisuda perdana ini, IPTAR semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi potensial di Riau yang siap menjawab tantangan zaman di bidang sains dan teknologi.
Lap : vie







Komentar