oleh

Rapat Kerja LLDIKTI Wilayah XVII Dibuka Kemdiktisaintek RI, Fokus Sinergi dan Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi

Pekanbaru, Detaksatu.com : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII yang membawahi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) menggelar rapat kerja (raker) dengan mengusung tema “Sinergi Membangun Pendidikan Tinggi yang Bermutu, Berdampak, dan Berdaya Saing.” Raker yang berlangsung di Pekanbaru ini dibuka secara resmi oleh Direktur Diseminasi mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI Prof Dr Eng Yudi Darma, MSi, Selasa (28/10/2029) di Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H Erisman Yahya, yang mewakili Gubernur Riau, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan raker ini. Namun, ia juga menyoroti tantangan serius dalam dunia pendidikan tinggi saat ini, yaitu tingginya angka pengangguran dari lulusan perguruan tinggi (PT).

Erisman Yahya mengungkapkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan bahwa pada tahun 2025, angka pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta jiwa, di mana 1,1 juta jiwa di antaranya adalah lulusan perguruan tinggi. “Ini adalah pukulan bagi kita bahwa ternyata sarjana lulusan perguruan tinggi tidak bebas dari pengangguran,” ujar Erisman.

Oleh karena itu, ia berharap LLDIKTI Wilayah XVII dapat menjadi instansi yang bersama-sama mencarikan solusi untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas lulusan PT.

Tingginya realisasi investasi di Riau yang mencapai Rp88 triliun lebih pada tahun 2024 (tertinggi di luar Pulau Jawa), semestinya berkorelasi positif terhadap peluang kerja yang dapat direbut oleh lulusan PT, tambahnya.

Erisman menegaskan bahwa tema raker ini sudah sangat tepat. “Kami berharap lulusan perguruan tinggi kita tidak sekadar sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pembuat lapangan kerja,” tutupnya.

Pembukaan Raker LLDIKTI Wilayah XVII dilakukan oleh Prof Dr Yudi Dararma, MSi, menyampaikan salam dan apresiasi tinggi dari Menteri atas upaya dan capaian yang telah diraih oleh LLDIKTI yang dijuluki ‘si bungsu’ ini.

Prof Yudi menyatakan bahwa tema raker ini sangat relevan dengan tantangan saat ini, yaitu meningkatkan kualitas PT agar memberikan dampak signifikan bagi masyarakat dan negara. “Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, kita perlu bekerja sama, bersinergi untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, relevansi dengan kebutuhan industri, masyarakat, dan tentunya juga meningkatkan daya saing lembaga pendidikan tinggi,” jelasnya.

Selain itu, Prof Yudi berharap LLDIKTI Wilayah XVII, meskipun usianya tergolong paling muda, dapat menyamai, bahkan melebihi pencapaian wilayah lain dan menjadi role model nasional.

Raker ini dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, perwakilan Forkopimda, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Dr H Nopriadi, serta pimpinan dari seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta, politeknik, ketua yayasan, dan pemerhati pendidikan di wilayah Riau dan Kepri.

Lap : Vie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru