Pekanbaru, Detaksau.com : Dalam momentum Milad ke-2 Institut Kesehatan Payung Negeri (IKes-PN) Pekanbaru yang digelar dalam bentuk Sidang Terbuka Senat, Rektor IKes-PN Dr Deswinda, SKep, Ners, MKes menyampaikan komitmen penuh institusinya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan meraih akreditasi unggul bagi seluruh program studi. Acara ini berlangsung di Kampus IKes-PN, dihadiri oleh Sekretaris Senat, Bapak Martono, SSos, sejumlah organisasi profesi kesehatan, serta Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr H Nopriadi, SKM, MKes.
Dalam sambutannya, Dr Deswinda mengulas sejarah panjang berdirinya IKes-PN yang telah berkontribusi sejak tahun 1992 di dunia pendidikan kesehatan. “Momen Milad ke-2 ini menjadi refleksi penting untuk terus bergerak maju. Kami bersyukur dan berbahagia atas pencapaian institusi ini, serta menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Kepala LLDIKTI Wilayah XVII,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa pihaknya terus menindaklanjuti arahan strategis dari Kepala LLDIKTI Wilayah XVII untuk menjadikan mutu dan akreditasi sebagai fokus utama pengembangan institusi. “Sesuai arahan dari Bapak Kepala LLDIKTI, kami berupaya keras meraih akreditasi unggul. Meskipun belum semua prodi mencapainya, namun saat ini tiga program studi kami telah berhasil meraih status akreditasi unggul, yakni Sarjana Keperawatan, Profesi Ners Keperawatan, dan Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat,” jelasnya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menjamin mutu, Dr. Deswinda juga menyampaikan bahwa di IKes-PN telah terdapat dosen-dosen yang menjadi fasilitator Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berdasarkan SK resmi dari Kepala LLDIKTI Wilayah XVII. “Ini adalah bukti konkret komitmen kami untuk terus menjaga dan meningkatkan standar mutu pendidikan di institusi ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepri, Dr H Nopriadi, SKM, MKes memberikan sambutan yang penuh semangat dan motivasi. Ia mengaku bangga karena merupakan salah satu alumni dari institusi ini saat masih bernama Akper Payung Negeri. “Saya merupakan bagian dari angkatan ketiga, saat itu jumlah mahasiswa hanya 49 orang. IPK 3.0 sudah dianggap sangat hebat. Sekarang mahasiswa sudah terbiasa dengan IPK 4.0,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa sebagai dosen, dirinya tidak pelit memberikan nilai yang baik kepada mahasiswa karena nilai akademik berpengaruh pada kepercayaan diri dan daya saing lulusan. Ia membandingkan pengalamannya saat mengajar di Universitas Andalas, di mana banyak dosen memberikan nilai rendah dan menyebabkan alumni kalah bersaing di dunia kerja.
“Di Riau dan Kepri, satu-satunya Prodi Keperawatan yang telah terakreditasi Unggul adalah Prodi Keperawatan IKes Payung Negeri Pekanbaru. Ini capaian luar biasa yang patut dibanggakan,” tuturnya.

Dr Nopriadi juga menyampaikan rasa syukurnya karena lulusan-lulusan dari IKes-PN saat ini telah banyak yang sukses dan mampu bersaing secara nasional maupun internasional. Ia berharap IKes-PN terus menjaga semangat mutu, inovasi, dan komitmen dalam mencetak tenaga kesehatan profesional yang berintegritas.
Acara sidang terbuka ini menjadi penegasan semangat dan arah strategis IKes-PN Pekanbaru untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi kesehatan yang unggul dan dipercaya masyarakat.
Lap : Vie











Komentar