oleh

Babinsa Koramil 11/Pulau Burung  Lakukan Patroli Pengawasan Karhutla Jelang Musim Kemarau

Pulau Burung  – Menjelang musim kemarau, Babinsa Koramil 11/Pulau Burung (PBR), Serda Ahmad Feri, melaksanakan patroli pengawasan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sri Danai Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir Minggu (20/04)

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi kebakaran yang kerap terjadi saat musim kering.

Patroli dilaksanakan pada koordinat 0°25’22.4″N 103°21’42.6″E, melibatkan personel gabungan dari TNI sebanyak 1 orang dan 2 orang masyarakat setempat. Dengan pengawasan ketat, tim memastikan tidak ada indikasi titik panas (hotspot) maupun asap yang menandakan kebakaran di wilayah tersebut.

Serda Ahmad Feri menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah antisipasi untuk meminimalisir risiko Karhutla, terutama di daerah rawan seperti lahan gambut dan perkebunan. “Kami terus berkoordinasi dengan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim kemarau yang rawan kebakaran,” ujarnya.

Masyarakat Desa Sri Danai Jaya turut dilibatkan dalam patroli sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pencegahan Karhutla. Hal ini sejalan dengan program TNI dalam memberdayakan warga untuk menjaga lingkungan sekaligus memantau aktivitas mencurigakan yang dapat memicu kebakaran.

Selain memantau titik api, tim juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya membuka lahan dengan cara dibakar. “Kami ingatkan agar tidak melakukan pembakaran sembarangan karena dapat merusak ekosistem dan mengancam keselamatan,” tambah Serda Ahmad Feri.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pemerintah setempat, mengingat Kabupaten Inhil termasuk daerah yang sering terdampak Karhutla setiap tahun. Dengan patroli rutin, diharapkan dapat mengurangi kasus kebakaran dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Koramil 11/PBR berencana memperluas jangkauan patroli ke desa-desa lain di Kecamatan Pulau Burung dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendukung program zero Karhutla yang dicanangkan pemerintah daerah.

“Kami akan terus intensifkan pengawasan, terutama di lokasi rawan. Sinergi dengan warga dan instansi terkait menjadi kunci utama pencegahan Karhutla,” pungkas Serda Ahmad Feri. Dengan upaya ini, diharapkan musim kemarau tahun ini dapat dilalui tanpa terjadi kebakaran hutan dan lahan yang merugikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *