Pekanbaru, Detaksatu.com : Anggota Komisi X DPR RI, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM melakukan kunjungan kerja ke Riau untuk meninjau kondisi pendidikan di daerah.
Pada kunjungannya ke UPT Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah Balai Guru Penggerak (BGP) Riau, Karmila menegaskan komitmennya untuk memberikan pendidikan terbaik bagi masyarakat Riau, meskipun menghadapi tantangan pemangkasan anggaran.
“Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, saya berupaya untuk memberikan pendidikan terbaik untuk daerah Riau,” ujar Karmila Sari, Jumat sore (28/02/2025) di Aula UPT BGP Riau.
Karmila mengakui bahwa anggaran pendidikan saat ini mengalami pengurangan sekitar 50-60 persen. Namun, Ia menegaskan bahwa Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sedang berupaya untuk memastikan anggaran pendidikan tetap aman.
“Komisi X DPR RI dan Kemendikdasmen
berupaya bagaimana anggaran ini bisa posisi anggaran ini aman bagi pendidikan di Indonesia,” jelasnya.
Karmila Sari juga menyoroti pentingnya pendidikan bagi anak-anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kota Pekanbaru. Ia mengapresiasi upaya Balai Guru Penggerak (BGP) Riau yang telah memberikan pengajaran bagi anak-anak di LPKA.
“Ini kita lakukan bagaimana anak-anak LPKA bisa sekolah. Nanti kita berikan solusi dan pemahaman kepada mereka agar mendapatkan pendidikan yang layak,” kata Legislator dapil Riau 1 tersebut.
Selain itu, Karmila mengungkapkan bahwa Komisi X DPR RI sedang menggencarkan Panitia Khusus (Pansus) 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk daerah-daerah di Indonesia, termasuk Riau. Pansus ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan terkait kebutuhan infrastruktur pendidikan di daerah-daerah yang membutuhkan bantuan.
“Artinya, kami Komisi X DPR RI ingin mendengarkan masukan-masukan untuk pendidikan daerah-daerah mana yang perlu kita bantu infrastrukturnya. Karena Kemendikdasmen sudah ada kewenangan untuk membangun,” jelasnya.
Karmila mengajak masyarakat Riau untuk memanfaatkan peluang tersebut dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah.
“Dengan adanya peluang tersebut, kita dapat memberikan pembangunan pendidikan bagi daerah yang kurang infrastruktur di dunia pendidikan, maka dari itu mari kita manfaatkan peluang tersebut untuk pendidikan khususnya di Riau,” pungkasnya.
Sementara, Kepala BGP Provinsi Riau Reisky Bestari, SPd, MPd menyatakan rasa syukur atas kehadiran Ibu Karmila Sari dan optimis bahwa pertemuan ini akan membawa dampak positif bagi dunia pendidikan di Riau.
“Kami sangat bersyukur dengan kedatangan Ibu Karmila karena dapat menunjang program-program peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Riau. Kami bisa bekerja sama untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.
Dipertemuan, BGP Provinsi Riau menyampaikan harapan dan program-program yang akan dijalankan, termasuk program Tanjak dan program pengabdian dengan pendampingan kepada masyarakat dan anak-anak binaan di LPKA Kota Pekanbaru.
“Alhamdulillah, dari program yang kami tawarkan, ada program Tanjak dan program pengabdian dengan pendampingan ke masyarakat, anak-anak binaan di LPKA Kota Pekanbaru, Ibu Karmila Sari akan menjalankannya dan terlibat aktif nanti di kegiatan program ini,” jelas Kepala BGP Provinsi Riau.
Reisky Bestari berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak daerah, terutama daerah-daerah terisolir di Provinsi Riau, Jadi, tidak hanya beberapa daerah saja, semua daerah-daerah terisolir yang ada di Provinsi Riau bisa menjadi daerah sasaran ibu Karmila nantinya dalam peningkatan mutu pendidikan,” harapnya.
Lap : Vie











Komentar