oleh

Sutardji CB Bakal Hadir, 6 Penyair Riau Baca Puisi di HPN 2024 Jakarta

Pekanbaru, Detaksatu.com : Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Jakarta, 18-20 Februari 2024 sepertinya bakal sangat semarak. Pasalnya, acara baca puisi yang digagas Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, akan diikuti banyak wartawan penyair. Di antaranya dari Provinsi Riau.

Ketua Panitia Baca Puisi HPN 2024, H. Dheni Kurnia kepada media di Pekanbaru, Senin (12/2/2024), menjelaskan setidak-tidaknya ada enam wartawan penyair Riau yang memastikan diri ambil bagian dalam baca puisi yang akan dipusatkan di Pantai Ancol Jakarta pada Minggu, 18 Februari 2024.

Keenam penyair yang juga pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Riau itu adalah Fakhrunnas MA Jabbar, Dheni Kurnia, Eka PN, Luzi Diamanda, Satria Utama Batubara dan Zulpen Zuhri.

“Penyair Riau yang tampil, dari JMSI Riau dan sudah berpengalaman Internasional,” kata Dheni Kurnia yang juga Ketua JMSI Riau tersebut.

Menurut Dheni, Presiden Penyair Indonesia, Sutardji Calzoum Bachri (SCB) juga sudah mengkonfirmasikan kehadirannya dalam kegiatan di Selasar Candi Bentar Ancol, pukul 19.30-21.00 WIB tersebut. “Insha Allah Presiden Penyair Indonesia Bang SCB bakal hadir,” ujar Dheni Kurnia yang Direktur Anugerah PWI Pusat tersebut.

Secara terpisah, penyair Riau Fakhrunnas MA Jabbar menyampaikan apresiasinya atas antusiasnya para penyair Riau tampil di acara puisi HPN 2024. “Banyaknya penyair Riau tampil dalam acara HPN menunjukkan ‘Riau Negeri Sahibul Kitab tak diragukan lagi. Hari Puisi Indonesia juga dideklarasikan di Riau.Oleh sebab peluang emas ini tak boleh disia-siakan,” kata Fakhrunas.

Fakhrunas sendiri sudah menyiapkan sejumlah puisi yang dibacakannya. Diantaranya, Puisi “Airmata Presiden tak Terpilih” dan “Wakil Rakyat yang Terhormat di Jakarta..”.

Pewarna HPN

Sebelumnya di Jakarta beberapa hari lalu, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan, kegiatan baca puisi sangat bagus menjadi pewarna HPN 2024 yang fokus pada bidang jurnalistik.

Hendry menguraikan, dalam membaca puisi, umumnya membuat peserta berpikir keras agar cara berekspresinya di panggung sesuai isi puisi dan enak dinikmati.

“Intonasi, gaya, ekspresi wajah, bagi yang biasa mungkin mudah tetapi bagi pembaca awam, ini bukan perkara biasa. Saya berharap tema-teman berani ikut serta agar acara itu meriah,” tutur Hendry, jebolan Fakultas Sastra UI 1982 dan sudah menerbitkan beberapa buku puisi.

Sastra berupa puisi dan cerita pendek, bukan merupakan hal asing bagi anggota PWI seluruh Indonesia, karena dalam setiap HPN selalu menerbitkan antologi puisi dan cerpen karya wartawan dari berbagai daerah.

Pada HPN 2024 diadakan juga lomba baca puisi audio-visual dan para pemenangnya adalah juara umum pertama Adnan Guntur (Surabaya), disusul Sri Ayu Pradnya Larasari (Denpasar) juara kedua dan Sihar Ramses Simatupang (Jakarta) sebagai juara ketiga. Sedangkan juara harapan pertama SMAN 1 Samarinda dan harapan kedua Bambang Karyawan Ys (Riau).

Para pemenang tersebut mendapat hadiah berupa uang dan pemenang pertama direncanakan hadir dalam pembacaan puisi malam hari di Ancol, Jakarta.

Berbagai acara diadakan dalam memeriahkan HPN 2024, di antaranya seminar, bakti sosial, rakernas, penanaman mangrove, pembagian 1000 bibit pohon untuk masyarakat, konferensi kerja nasional, dan beragam kegiatan lainnya.

Lap : Vie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru