Inhu, Detaksatu Com – Diduga Batu nyasar atau Rencana jahat Oknum begal hantam Kaca bagian depan Kendaraan milik Argusyandra yang juga sebagai Sekretaris JMSI Kabupaten Indragiri Hulu.
Kejadian naas yang menimpa pria yang keseharian sebagai Wartawan itu kali ini terjadi sekira pukul 22 00, Minggu malam (5- November 2023) diruas jalan Pematang Reba – Rengat.
Dalam gambar yang lagi viral terlihat kaca depan Mobil yang yang langsung dikendarai oleh Argusyandra tampak pecah akibat dihantam batu yang nyasar entah dari mana datangnya tau tau sudah membentur kaca depan langsung terkena muka pengendaranya.
Menanggapi aksi tak bertanggung jawab dan tak bermoral itu, keluarga besar pengurus PWI Inhu usai menjenguk korban di RSUD Indrasari Pematang Reba mengatakan nampaknya disepanjang jalan Pematang Reba – Rengat sudah tidak aman untuk, itu kita wajib memiliki tingkat waspada saat berkendara, tidak ada teknik lain untuk menghindari terkena hantaman batu yang datang sesaat, untuk sementara kami menduga sementara dilakukan oknum begal dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Batu yang berukuran kepalan tangan orang dewasa itu menembus kaca bagian depan mobil yang dikemudikan Argusyandra tersebut, mengenai pelipisnya, dan saat itu mobil sekretaris JMSI Inhu itu dari arah rengat tujuan Pematang Reba berselisih dengan mobil cold disel persis didepan kantor DPC PDI-Perjuangan Inhu.
“Kalau dari keterangan korban, sepertinya batu yang masuk kedalam mobil korban ketika melintas depan kantor PDI-Perjuangan itu, sengaja dilempar,” ujar penasehat JMSI Inhu Kasmedi berbincang dengan wartawan saat menjenguk korban di Unit Gawat Darurat (UGD) RS Indrasari.
Sebelum kejadian korban, ada juga informasi dari sejumlah sumber menyebutkan, tentang peristiwa yang dicurigai begal akan beraksi di jalan Rengat -pamatangreba. “Rawan memang kalau mamal jalan Rengat -pematang Reba, mungkin butuh penerangan.
Menurut keterangan dr Titin yang merawat pasien yang melakukan penanganan pertama terhadap korban di UGD RS Indrasari Rengat, luka sobek pada bagian pelipis korban mengenai tulang dan sobek pada bagian kulit sekitar 8 cm. “Saat ini sedang dirawat, besok pasien akan menjalani oprasi jahit oleh dokter spesialis bedah,” ujar dr Titin.
Terpisah rekan rekan wartawan satu profesi dengan Argusyandra, menjelaskan kalau selama bergaul korban dikenal baik dan tidak memiliki musuh.
Diminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) secepatnya bisa ungkap Kejadian tersebut agar tidak ada timbul asumsi yang mengarah keamanan didaerah Tempat Kejadian Perkara (TKP), apakah batu yang menghantam kaca mobil wartawan itu disengaja atau batu nyasar. (LAPORAN FAUZI)







Komentar