Pekanbaru, detaksatu : Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Pekanbaru menggelar 3×3 basketball competition yang diselenggarakan di Mall Living World Pekanbaru mulai dari tanggal 5 -8 November 2026
Kejuaraan Basket ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Pekanbaru yang diwakili Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru, H. Tri Sepnasaputra, SSTP., MSi, didampingi Ketua Umum KONI Pekanbaru diwakilkan Sekum Sanuar Haris Andrian pada Kamis, 05 November 2026 Sore.
Sekdis Putra menyampaikan atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sangat mengapresiasi kolaborasi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Pekanbaru dan Mall Living World dalam menyelenggarakan 3×3 Basketball Competition Living World X PERBASI Pekanbaru 2026.
Putra menjelaskan kompetisi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga bola basket, khususnya di kalangan generasi muda.
”Kami berharap ajang tersebut dapat menjadi wadah bagi anak-anak muda Pekanbaru untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, serta meningkatkan kualitas permainan di berbagai kelompok umur,” jelas Putra
Menurutnya, kompetisi olahraga basket ini tidak semestinya hanya menjadi ajang perebutan kemenangan, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.
”Kita ingin melahirkan bibit-bibit atlet bola basket berkualitas dan berprestasi yang mampu membawa nama Kota Pekanbaru ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar Putra.
Ia juga mengajak PERBASI Kota Pekanbaru untuk terus meningkatkan pembinaan atlet serta memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk berprestasi serta mendorong pihak swasta dan dunia usaha agar memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam memajukan olahraga daerah.
”Pada prinsipnya Pemko Pekanbaru berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu mengembangkan potensi generasi muda, termasuk melalui olahraga,” jelas Putra.
”Kami berpesan kepada seluruh peserta agar bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kemampuan. Kalah atau pun menang adalah hal biasa yang jauh lebih penting dalam membentuk atlet sejati,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua PERBASI Kota Pekanbaru, July Wardhana Salim, mengatakan kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi juga wadah pencarian dan pembinaan bibit atlet basket potensial sejak usia dini.
”Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan minat anak-anak terhadap olahraga basket sekaligus menghadirkan suasana kompetisi yang positif di lingkungan pusat perbelanjaan,” ujar July.
”Kompetisi ini, kita ingin memberikan ruang bagi anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang basket agar dapat berkembang dan dipersiapkan menjadi atlet berprestasi,” imbuhnya.
July menambahkan, sebanyak 135 tim dari Kota Pekanbaru dan Kota Dumai ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta bertanding pada kategori usia 12 hingga 16 tahun untuk memperebutkan medali serta total hadiah uang pembinaan senilai jutaan rupiah.
”Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam melahirkan atlet-atlet basket potensial dari Pekanbaru yang mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional,” sebut July.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, manajemen Mall Living World, seluruh sponsor, serta klub-klub basket yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
”Kami ingin anak-anak memiliki kegiatan positif melalui olahraga, sehingga dapat terhindar dari pergaulan negatif, penyalahgunaan narkoba, serta penggunaan gadget secara berlebihan,” tutupnya.
Kompetisi ini, PERBASI Pekanbaru berharap ekosistem olahraga basket semakin berkembang dan mampu menjadi wadah pembentukan generasi muda yang sehat, disiplin, serta berprestasi.
Lap : Kim PKU
Editor : Vie









