Pekanbaru, detaksatu : Suasana haru dan bangga menyelimuti ruang VIP Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru saat para atlet National Paralympic Committee (NPC) Riau yang mengikuti Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, tiba di Tanah Air.
Kedatangan para atlet disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Haryanto, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Riau, Ketua NPC Riau Indra Warman, Sekretaris NPC Riau Almaizar, jajaran pengurus, serta para atlet NPC Riau.
Penyambutan tersebut menjadi momen istimewa bagi keluarga besar olahraga disabilitas Riau. Raut kebahagiaan dan kebanggaan terlihat dari para atlet yang hadir untuk menyambut kepulangan rekan-rekan mereka yang telah berjuang membawa nama Indonesia di panggung olahraga internasional.
Sejumlah atlet NPC Riau yang kembali dari Jepang di antaranya Leli Marlina, peraih medali emas dan perunggu cabang tenis meja, serta Abdil Majid Rahman, yang berhasil meraih medali emas dan perunggu cabang renang.
Selain itu, terdapat Helin Wardina, atlet cabang atletik yang meraih medali perunggu. Sementara itu, Suci dan Supaniati juga termasuk dalam rombongan atlet yang pulang ke Pekanbaru.
Kepulangan para atlet disambut dengan pengalungan bunga sebagai simbol penghormatan, apresiasi, dan kebanggaan atas perjuangan mereka. Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama pimpinan NPC Riau menambah suasana hangat dalam prosesi penyambutan tersebut.
Prestasi yang diraih Leli Marlina, Abdil Majid Rahman, dan Helin Wardina menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Riau. Raihan medali emas dan perunggu tersebut menunjukkan bahwa atlet daerah mampu bersaing dan memberikan kontribusi bagi Indonesia dalam kompetisi olahraga tingkat Asia.
Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa semangat juang, disiplin, dan kerja keras merupakan modal penting untuk meraih prestasi. Para atlet disabilitas telah menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan mengharumkan nama bangsa.
Ketua NPC Riau, Indra Warman, bersama Sekretaris NPC Riau, Almaizar, turut hadir dalam penyambutan tersebut bersama jajaran pengurus dan atlet lainnya. Momentum ini menjadi bentuk kebersamaan sekaligus dukungan terhadap perjuangan para atlet yang telah menjalankan tugasnya di arena pertandingan internasional.
Dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan masyarakat diharapkan terus menguat demi meningkatkan pembinaan atlet disabilitas di Provinsi Riau. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, para atlet diharapkan mampu mempertahankan prestasi dan meraih pencapaian yang lebih tinggi pada kejuaraan mendatang.
Kepulangan mereka bukan sekadar akhir dari sebuah pertandingan, melainkan awal dari kebanggaan dan inspirasi baru bagi Riau. Medali yang diraih menjadi simbol perjuangan, dedikasi, serta semangat pantang menyerah dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Editor : Vie









