Pekanbaru, detaksatu : Kepedulian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata dalam mewujudkan Zero Stunting di Kota Pekanbaru. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru menggelar Pramuka Peduli Stunting di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, dengan menyalurkan bantuan sembako dan susu kepada lima keluarga yang memiliki anak berisiko stunting, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Bulan Bakti Pramuka sekaligus rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kota Pekanbaru. Pelaksanaan di Kecamatan Senapelan ini menjadi kegiatan perdana yang digagas Bidang Abdimasgana Lingkungan Hidup (LH) bersama Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Kota Pekanbaru.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru yang diwakili Sekretaris Kwarcab, Kak Irwan Yuliadi, AMd, SIP, MM, mengatakan bulan Agustus telah ditetapkan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka sebagai Bulan Bakti Pramuka. Momentum tersebut dimanfaatkan Kwarcab Kota Pekanbaru untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Memang ini perdana di Kecamatan Senapelan dan ini baru dimulai hari ini, khususnya di Kelurahan Kampung Baru,” ujar Kak Irwan.
Menurutnya, kegiatan Pramuka Peduli Stunting diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.
Terlebih, Pemerintah Kota Pekanbaru telah mencanangkan target Pekanbaru Zero Stunting. Gerakan Pramuka pun ingin mengambil bagian dalam mendukung target tersebut melalui aksi sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap ini rutin karena sangat berdampak bagi masyarakat, apalagi ini untuk warga yang berisiko stunting. Pemko telah mencanangkan kalau bisa Pekanbaru ini memang zero stunting, jadi Pramuka mengambil bagian juga dalam kegiatan ini,” katanya.
Wakil Ketua Bidang Abdimasgana LH Kwarcab Kota Pekanbaru, Kak Zarman Candra, SSTP, MSi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pramuka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Bulan Bakti Pramuka tahun ini menjadi momentum bagi jajaran Kwarcab Pekanbaru untuk menerjemahkan arahan Ketua Kwarcab Kak Hj. Sulastri A., SSos, MH. dan Sekretaris Kwarcab dalam bentuk kegiatan sosial yang konkret.
“Hari ini kita melakukan Bulan Bakti Pramuka. Bulan Bakti Pramuka tahun ini, sebagaimana arahan Ketua Kwarcab dan Sekretaris Kwarcab, bagaimana kita melakukan dalam bentuk kepedulian kepada masyarakat. Hari ini kita membagikan sembako dan susu bagi anak yang berisiko stunting,” jelas Kak Zarman.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan anak sekaligus menjadi penyemangat bagi keluarga untuk memperhatikan tumbuh kembang anak sejak dini, terutama balita di bawah usia dua tahun yang berada dalam kelompok berisiko.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi penyemangat daripada warga kita untuk lebih tumbuh kembang nantinya, khususnya anak-anak balita dua tahun, sehingga kita cegah dari awal jangan sampai nanti,” ujarnya.
Kak Zarman menegaskan, Gerakan Pramuka siap mendukung target Pekanbaru Zero Stunting melalui berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Tidak hanya stunting, agenda pengabdian masyarakat Kwarcab Pekanbaru ke depan juga akan diperluas. Sesuai arahan Ketua Kwarcab, Pramuka akan melaksanakan kegiatan gotong royong, santunan ke panti asuhan hingga penanaman pohon sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mewujudkan Pekanbaru Lestari.
“Kami akan melakukan gotong royong dan santunan ke panti asuhan dan kami juga akan melakukan penanaman pohon, bagaimana kita membantu Pak Wali Kota mewujudkan Pekanbaru Lestari,” katanya.
Kak Zarman juga menyampaikan terima kasih kepada Camat Senapelan beserta para lurah dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Camat Senapelan serta seluruh lurah dan juga pejabat yang ada. Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana dengan baik,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Senapelan sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Senapelan, Kak Rein Rizka Karvy, SSTP., MSi, mengapresiasi kepedulian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru.
Ia mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada lima keluarga penerima yang memiliki anak berisiko stunting.
“Hari ini kami menerima bantuan dari Pramuka Kota Pekanbaru untuk lima penerima keluarga berisiko stunting,” kata Kak Rein.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan anak. Pemerintah Kecamatan Senapelan juga akan berupaya menjangkau anak-anak yang membutuhkan bantuan tetapi belum tersentuh program.
Ia menyebutkan, bantuan lain juga direncanakan datang dari Baznas dan nantinya akan diarahkan kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Senapelan.
“Insya Allah nanti ada bantuan lagi dari Baznas. Nanti kita arahkan ke seluruh warga di Kecamatan Senapelan, ada anak-anak stunting yang belum terjamah kita akan berikan bantuan,” ujarnya.
Kak Rein berharap kolaborasi antara pemerintah, Pramuka dan berbagai pihak dapat membantu menekan angka stunting sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.
“Dengan bantuan ini anak-anak dapat mengurangi stunting dan menambah berat badannya. Kami berharap dengan kegiatan ini Senapelan Zero Stunting,” harapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus Kwarcab Kota Pekanbaru, Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Kota Pekanbaru, Ketua Kwarran Senapelan beserta jajaran, para lurah se-Kecamatan Senapelan serta masyarakat Kelurahan Kampung Baru.
Bagi Gerakan Pramuka, Bulan Bakti bukan sekadar momentum tahunan. Ia menjadi pengingat bahwa nilai pengabdian harus hadir dalam kehidupan masyarakat.
Dari bantuan sembako dan susu yang diberikan, terselip harapan sederhana: anak-anak tumbuh sehat, keluarga semakin kuat, dan cita-cita Pekanbaru Zero Shan dapat diwujudkan bersama.
Lap : Kim PKU







Komentar