Pekanbaru, detaksatu : Pembangunan Simpang Jalan Arifin Achmad-Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, terus dikebut dan kini memasuki tahap pengerasan sebagai bagian dari persiapan sebelum dilakukan pengaspalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan pengerjaan proyek tersebut saat ini telah mencapai sekitar 30 persen dan masih sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
“Jadi ada beberapa tahapan, hingga akhirnya kita melakukan pengaspalan,” kata Edward di Pekanbaru, Rabu (19/8/2026).
Menurut dia, setelah tahap pengerasan selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan lapisan rigid atau beton. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan struktur permukaan jalan memiliki tingkat kekuatan yang memadai sebelum memasuki tahap akhir berupa pengaspalan.
Pengaspalan nantinya akan disesuaikan dengan permukaan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman yang telah ada.
Edward mengatakan proses pembangunan saat ini masih berjalan sesuai time schedule atau target waktu pekerjaan.
Pemko Pekanbaru menargetkan pembangunan simpang baru tersebut selesai pada akhir 2026.
Dengan target itu, simpang yang menghubungkan kawasan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman, termasuk akses menuju kawasan Purna MTQ Pekanbaru, diharapkan sudah dapat dibuka pada akhir Desember mendatang.
“Target kita pembangunan simpang ini rampung pada akhir tahun 2026. Mudah-mudahan pada akhir Desember sudah bisa terbuka simpang menuju arah Purna MTQ,” ujarnya.
Pembangunan simpang tersebut sebelumnya sempat terhenti pada akhir 2025. Pekerjaan kemudian kembali dilanjutkan pada Juni 2026.
Proyek pembangunan jalan tersebut mendapat alokasi anggaran sebesar Rp7,6 miliar yang bersumber dari APBD Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026.
Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada PT Riau Mas Bersaudara sebagai kontraktor pelaksana, sedangkan pengawasan pekerjaan dilakukan PT Sandi Arifa Consultant.
Edward menjelaskan proyek pembangunan simpang tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 180 hari kalender.
Dengan waktu pelaksanaan yang masih tersisa sekitar lima bulan, Dinas PUPR Pekanbaru terus memantau progres pekerjaan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.
Pemko Pekanbaru berharap penyelesaian simpang baru tersebut dapat mendukung konektivitas lalu lintas di kawasan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman sekaligus meningkatkan akses menuju kawasan Purna MTQ.
Pengerjaan akan terus dilanjutkan melalui tahapan pengerasan, lapisan rigid atau beton, hingga pengaspalan sebelum simpang tersebut dapat difungsikan secara optimal.
Lap : Vie











Komentar