oleh

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Polsek Bina Widya Dapat Kado Istimewa dari Pelajar FIS

Pekanbaru, detaksatu : Hari bersejarah, peringatan ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi hari bagia bagi seluruh rakyat Indonesia, tapi juga merupakan hari yang tidak terlupakan bagi Kapolsek dan personel Polsek Bina Widya, Polresta Pekanbaru, Senin (17/8/2026).

Pasalnya , karena pada hari ulang tahun ke-81 ini seorang pelajar kelas 6 SD IT Future Islamic School (FIS) bernama Dafa Lutfi Ghosan menyerahkan kado istimewa berupa sebuah komputer yang dirakitnya sendiri untuk peningkatan pelayanan masyarakat.

Komputer hasil rakitan tersebut diserahkan Dafa Lutfi Ghosan kepada Kapolsek Bina Widya Kompol Nusirwan, SH., seusai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik yang digelar di halaman SD IT FIS, Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Pekanbaru.

Dafa demikian panggilan akrabnya, membeli komputer dan peralatan lainnya dari uang jajan yang dikumpulkannya. Setelah semua keperluan perakitan tersedia, Dafa hanya butuh dua jam setengah untuk merakit komputer tersebut yang dapat difungsikan untuk pelayanan masyarakat di Mapolsek Bina Widya.

Didampingi wali kelasnya Rosilawati Kusuma Ningrum, Dafa berharap komputer hasil rakitannya bisa berfungsi dengan baik untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di Polsek Bina Widya.

Keberhasilan Dafa menjadi catatan tersendiri bagi SD IT FIS. Pasalnya, dari sekian banyak siswa sekolah yang dipimpin Ustad Rahmansyah tersebut, Dafa telah berhasil mengimplementasikan apa yang dipelajarinya di sekolah.

Dafa Lutfi Ghosan merupakan anak pasangan Kompol Nusirwan, SH, Kapolsek Bina Widya dan Sukatmini, SH, MH., jaksa fungsional Kejaksaan Tinggi Riau belajar merakit komputer di sekolahnya dibawah bimbingan guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Habil Maulana.

Nusirwan ketika dihubungi mengapresiasi kerja keras anaknya dalam merakit komputer yang kemudian disumbangkan ke kantor sektor kepolisian yang dipimpinnya.

Menurut Nusirwan, saat anaknya membeli peralatan dan suku cadang untuk merakit komputer dari uang jajan yang dikumpulkannya, dirinya menganggap biasa saja. Karena sering mempelajari ulang pelajaran teknik informatika komputer yang diajarkan gurunya Habil Maulana.

“Saat saya tanya dari mana uang untuk membeli komputer dan perangkat untuk merakit, dia bilang dari uang jajan yang dikumpulkan. Ya, itu hal biasa. Tapi, ketika hasil rakitannya berhasil dan disumbangkan ke Polsek Bina Widya, saya bangga dan sekaligus terharu,” ujarnya.

Lap : RD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *