Pekanbaru, detaksatu :Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan bantuan lima set seragam sekolah beserta perlengkapan sekolah bagi peserta didik baru dari keluarga kurang mampu pada tahun ajaran 2026/2027. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan tanpa terkendala biaya kebutuhan sekolah.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan pemerintah kota telah mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa yang memenuhi kriteria sebagai keluarga kurang mampu.
“Lima set baju, lima-limanya kita tanggung beserta perangkat anak sekolahnya,” kata Agung di Pekanbaru, Selasa (30/6).
Menurut Agung, bantuan tersebut tidak diberikan berdasarkan pendataan awal, melainkan melalui mekanisme pengajuan oleh orang tua atau wali peserta didik kepada pihak sekolah.
“Bapak dan ibu bisa datang ke sekolah untuk melaporkan bahwa termasuk keluarga kurang mampu,” ujarnya.
Selanjutnya, pemerintah akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan bantuan diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan. Verifikasi dilakukan dengan melihat kondisi sosial ekonomi keluarga, termasuk kondisi tempat tinggal maupun pekerjaan orang tua.
Ia menjelaskan sejumlah indikator menjadi pertimbangan dalam proses verifikasi, antara lain orang tua yang tidak memiliki pekerjaan, kehilangan pasangan karena meninggal dunia, atau kondisi sosial ekonomi lain yang menyebabkan keluarga tidak mampu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.
Agung menegaskan program seragam sekolah gratis diprioritaskan bagi peserta didik yang benar-benar tidak mampu membeli seragam sehingga bantuan pemerintah dapat tepat sasaran.
“Intinya, warga ini memang tidak mampu membeli baju seragam. Ini menjadi jaminan kami agar anak-anak tetap bisa bersekolah,” katanya.
Melalui program tersebut, Pemko Pekanbaru berharap seluruh anak, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, dapat memulai tahun ajaran baru dengan perlengkapan sekolah yang memadai sehingga tidak ada yang tertinggal dalam mengakses pendidikan. Adv
Lap : Vie











Komentar