Pekanbaru, detaksatu : Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr H Nopriadi, SKM, MKes, menghadiri Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Riau (UIR) dalam rangka Wisuda Magister, Sarjana, dan Doktor Periode II Tahun 2026 pada Rabu, 24 Juni 2026. Bertempat di Gelora UIR, acara ini secara resmi melepas 1.443 wisudawan dan wisudawati dari berbagai jenjang dan disiplin ilmu ke tengah masyarakat.
Dr Nopriadi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian UIR yang telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pilar Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik. Hal ini dibuktikan dengan raihan akreditasi Perguruan Tinggi berstatus “Unggul” dan visi kampus yang terus bergerak menuju World Class University.
Di hadapan ribuan lulusan, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII tersebut menegaskan bahwa tantangan di era transformasi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan disrupsi global menuntut adaptasi yang cepat. Oleh karena itu, beliau menitipkan tiga amanah penting sebagai bekal para lulusan:
Menjadikan integritas, akhlakul karimah, serta penggabungan nilai-nilai keislaman dan jati diri Melayu sebagai kompas utama di dunia kerja.
Terus menjadi pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner) agar senantiasa mampu mengasah kompetensi dan menguasai teknologi terkini.
Mengambil peran sebagai pemikir kreatif dan inovator yang mampu menciptakan lapangan kerja baru (job creator), bukan sekadar menjadi pencari kerja (job seeker).
Selain memberikan arahan strategis, Dr. Nopriadi juga memaparkan lompatan prestasi yang berhasil diraih oleh ekosistem pendidikan tinggi di wilayah Riau dan Kepulauan Riau sepanjang periode 2024 hingga 2026. Beberapa keberhasilan penataan kelembagaan tersebut meliputi: Peningkatan jumlah Perguruan Tinggi dengan akreditasi “Unggul” sebesar 300 persen.
Lonjakan jumlah Program Studi (Prodi) berstatus “Unggul” sebesar 357,4 persen, dari 14 prodi menjadi 66 prodi. Pertumbuhan kapasitas akademik melalui peningkatan jumlah Guru Besar (Profesor) sebesar 34,1 persen menjadi 59 orang, serta kenaikan jumlah Lektor Kepala sebesar 121,9 persen menjadi 446 orang.
Dr Nopriadi mengajak Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau beserta seluruh sivitas akademika UIR untuk terus bersinergi. Sinergi ini diharapkan dapat menjaga mutu tata kelola pendidikan yang inklusif, berkarakter, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi bangsa.
Lap : Vie










Komentar