Bengkalis, detaksatu : Gagal pada lelang pertama, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis kembali melelang 22 unit piano hasil tangkapan Polres Bengkalis tahun 2024 yang proses hukumnya diserahkan ke bea cukai.
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis melalui Kasi Pelayanan Kepabeanan, Cukai dan Dukungan Teknis, Dian Eka Saputra, menjelaskan, lelang akan digelar pada Selasa 23 Juni 2026 depan .
“Pada lelang pertama tidak ada peminat. Setelah ada persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai dilakukan lelang kedua,” ujar Dian Eka Saputra, Kamis, 18 Juni 2026 di kantor KPPBC Bengkalis.
Pada lelang pertama pada tahun 2025 lalu, 22 unit piano berbagai merek dijadikan satu paket (lot), namun, tidak ada peminat. Untuk menarik peminat pada lelang kedua ini 22 unit piano dijadikan 22 lot. Setiap lot memiliki harga limit yang berbeda-beda, mulai dari sekitar Rp 9 juta hingga Rp 99 juta, tergantung kondisi fisik dan kualitas masing-masing barang.
“Penetapan harga limit hasil penilaian KPKNL Dumai. Harga yang ditetapkan bervariasi sesuai kondisi barang saat ini dan peserta lelang nantinya menerima barang sesuai kondisi apa adanya,” jelasnya.
Menurut Dian, berbeda dengan pelaksanaan lelang pertama yang menawarkan seluruh piano dalam satu paket, pada lelang kali ini setiap unit piano dilelang secara terpisah sehingga memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk berpartisipasi.
“Kalau pada lelang pertama seluruh 22 unit ditawarkan dalam satu paket, sekarang kami pecah menjadi 22 lot. Jadi masyarakat bisa memilih dan mengikuti lelang untuk unit yang diminati,” katanya.
Pelaksanaan lelang akan dilakukan secara daring melalui situs lelang.go.id pada 23 Juni 2026. Sebelum pelaksanaan lelang, masyarakat yang berminat diberikan kesempatan untuk melihat langsung kondisi barang pada jam kerja hingga Jumat, 19 Juni 2026.
“Kami membuka kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan open house atau melihat langsung kondisi barang yang akan dilelang. Silakan datang pada jam kerja agar mengetahui kondisi riil barang yang akan ditawar,” tambahnya.
Lap : RD











Komentar