Pekanbaru, detaksatu : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII resmi menyerahkan kontrak turunan dana hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026. Acara strategis ini diselenggarakan di Universitas Internasional Batam (UIB) pada Jumat (22/5/2026).
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, S.K.M., M.Kes., dan dihadiri oleh 25 pimpinan serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari seluruh wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Dorong Peningkatan Dana Riset Melalui Coaching Clinic.
Dalam sambutannya, Dr. H. Nopriadi menyampaikan harapan besar agar perguruan tinggi di Kepulauan Riau terus memacu kualitas dan kuantitas proposal penelitian mereka. Targetnya, PTS di Kepri mampu meraih alokasi dana riset yang lebih besar lagi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di masa mendatang.
“Hal ini tentu bisa dicapai dengan menjalankan berbagai program pelatihan yang terstruktur, salah satunya melalui kegiatan coaching clinic penulisan proposal. Kita harus mendampingi para dosen agar memiliki daya saing nasional yang kuat,” ujar Nopriadi.
Rincian Alokasi Anggaran Hibah 2026 ini, LLDIKTI Wilayah XVII berhasil mengondisikan akumulasi total dana hibah sebesar Rp25,64 miliar. Kolaborasi anggaran tersebut didistribusikan ke dalam dua pilar utama tri dharma perguruan tinggi, dengan rincian sebagai berikut:
Program Penelitian: Rp22,87 miliar, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM): Rp2,76 miliar, Pentingnya Hilirisasi Riset Terapan. Lebih lanjut, Nopriadi menekankan bahwa kemanfaatan sebuah penelitian tidak boleh berhenti di atas kertas atau sekadar menjadi dokumen laporan. Ia mendorong adanya integrasi yang kuat antara hasil riset dan implementasinya di lapangan.
“Hilirisasi yang paling tepat dan konkret adalah ketika hasil riset tersebut bisa langsung diaplikasikan kepada masyarakat luas dalam bentuk program pengabdian kepada masyarakat. Dengan begitu, perguruan tinggi benar-benar hadir memberikan solusi atas permasalahan nyata di daerah,” tegasnya di akhir sambutan.
Penyerahan kontrak turunan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi seluruh PTS se-Kepulauan Riau untuk segera mengakselerasi pelaksanaan program kerja penelitian dan pengabdian demi meningkatkan klasterisasi perguruan tinggi dan daya saing daerah.
Lap : Vie







Komentar